Doa dan Tata Cara Nyekar Lengkap, Sebuah Bentuk Cinta untuk yang Telah Berpulang

Berikut adalah panduan lengkap doa dan tata cara nyekar untuk mendoakan orang tercinta yang telah meninggal dunia.

Rizka Nur Laily Muallifa
Doa dan Tata Cara Nyekar Lengkap, Sebuah Bentuk Cinta untuk yang Telah Berpulang
Ziarah kubur memiliki makna mendalam di kehidupan masyarakat Muslim di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar) (© 2025 Liputan6.com)

Nyekar atau ziarah ke kubur merupakan salah satu praktik yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Bagi banyak individu, berziarah ke makam orang-orang terkasih adalah cara untuk menunjukkan penghormatan dan mengirimkan doa yang tulus untuk mereka yang telah meninggalkan dunia ini. Tradisi ini biasanya dilakukan menjelang bulan Ramadhan, Idul Fitri, atau pada hari-hari tertentu yang sesuai dengan kebiasaan masing-masing keluarga.

Selain sebagai bentuk bakti dan cinta kepada orang yang telah meninggal dunia, ziarah kubur juga menjadi pengingat bagi yang masih hidup tentang kehidupan setelah mati. Rasulullah SAW pernah bersabda, "Berziarahlah kalian ke kuburan, karena ziarah itu akan mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR. Muslim). Dalam Islam, ziarah kubur sebaiknya dilakukan dengan adab yang baik serta diiringi doa dan bacaan tertentu untuk mendoakan almarhum.

Namun, tidak sedikit yang masih bingung mengenai doa dan tata cara nyekar yang benar. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap tentang doa ziarah kubur, tata cara melaksanakannya, serta adab yang harus diperhatikan saat berziarah. Dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber pada Selasa (18/2/2025), berikut ini adalah doa nyekar dan tata caranya

Ziarah ke makam memiliki banyak manfaat, baik untuk yang masih hidup maupun untuk yang telah pergi. Salah satu pelajaran penting dari kegiatan ini adalah mengingatkan kita tentang kematian serta kehidupan setelah mati. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Hakim, Rasulullah SAW menyampaikan: "Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tetapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan air mata, dan mengingatkan kepada akhirat." (HR. Hakim).

Keutamaan lain dari ziarah kubur adalah sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal dunia serta sebagai sarana untuk mendoakan mereka. Dalam Islam, doa dari anak atau keluarga yang masih hidup sangat berarti bagi almarhum, sebagaimana dijelaskan dalam hadis:

"Apabila seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh." (HR. Muslim).

Untuk menjadikan ziarah kubur sebagai ibadah yang penuh berkah, terdapat beberapa tata cara yang sebaiknya diperhatikan. Langkah-langkah berikut bisa dijadikan panduan:

1. Berwudhu sebelum berziarah Sebelum melakukan ziarah, sangat disarankan untuk berwudhu agar kita berada dalam keadaan suci saat berdoa dan membaca ayat-ayat Al-Qur'an.

2. Mengucapkan salam kepada ahli kubur Saat memasuki area pemakaman, penting untuk mengucapkan salam kepada penghuni kubur. Rasulullah SAW telah mengajarkan doa salam yang berbunyi: (Assalamu’alaikum, wahai penghuni kubur dari kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah, dan kami insyaAllah akan menyusul kalian).

3. Membaca doa dan surat-surat pendek Di antara surat Al-Qur'an yang dianjurkan untuk dibaca saat berziarah adalah:

  1. Surah Al-Fatihah (3x)
  2. Surah Al-Ikhlas (3x)
  3. Surah Al-Falaq (3x)
  4. Surah An-Nas (3x)

4. Ayat Kursi Selain itu, membaca Ayat Kursi juga sangat dianjurkan.

5. Membaca istighfar dan tahlil Bacaan seperti Astaghfirullahal 'azim (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung) dan La ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah) sebaiknya diucapkan dengan penuh khusyuk.

6. Mendoakan ahli kubur Setelah menyelesaikan bacaan-bacaan tersebut, sangat disarankan untuk memanjatkan doa untuk ahli kubur. Doakan agar mereka mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Adab Mengucap 'Assalamualaikum ya Ahli Kubur' saat Berziarah, Ketahui Makna Filosofinya
Ilustrasi istri meninggal, kuburan, sedih, ziarah. (Image by freepik) © 2025 Liputan6.com

Berikut adalah doa yang dianjurkan ketika berziarah ke makam keluarga atau orang yang telah meninggal dunia. Doa ini sangat penting untuk dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan permohonan kepada Allah.

Doa nyekar yang artinya:

"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah kesalahannya. Muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah tempat masuknya, dan bersihkanlah dia dengan air, salju, dan embun."

Selain doa ini, kita juga bisa berdoa secara pribadi memohon kepada Allah agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Selain mengetahui tata cara yang benar, ada beberapa adab yang harus diperhatikan saat berziarah:

✅ Dilarang duduk atau menginjak makam

✅ Hindari menangis berlebihan atau meratap

✅ Tidak boleh berdoa menghadap kuburan

✅ Berziarah dengan niat yang ikhlas, bukan untuk meminta berkah dari kuburan.

Beberapa ulama juga menyarankan agar peziarah tidak membawa makanan atau minuman yang dapat mengganggu kekhusyukan ziarah.

1. Kapan waktu terbaik untuk ziarah kubur?

Ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja, tetapi lebih dianjurkan pada hari Jumat atau menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

2. Apakah boleh membaca Yasin di makam?

Ya, membaca Surah Yasin di makam sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan mendoakan ahli kubur.

3. Apakah ada doa khusus untuk ziarah ke makam orang tua?

Doanya sama dengan doa ziarah kubur pada umumnya, namun bisa ditambahkan dengan doa khusus untuk orang tua, seperti Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira (Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil).

Rekomendasi