Ikan bandeng menjadi salah satu hidangan yang tidak boleh terlewatkan saat merayakan Imlek, khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Masyarakat keturunan Tionghoa sering memilih ikan bandeng utuh sebagai sajian utama pada perayaan Tahun Baru China, yang menurut sejarawan JJ Rizal, dipengaruhi oleh budaya Betawi sejak abad ke-17. Ikan bandeng yang dipilih biasanya berukuran besar, yang melambangkan kemakmuran dan rezeki melimpah.
Dalam bahasa Mandarin, kata "ikan" atau "Yu" berarti rezeki, sehingga hidangan ini diharapkan membawa keberuntungan dan kelimpahan di tahun yang baru. Selain itu, tradisi menikmati ikan bandeng juga mengajarkan pentingnya kehati-hatian, mengingat durinya yang harus diperhatikan dengan seksama.
Selain menjadi hidangan tradisional yang kaya makna, ikan bandeng juga memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Ikan ini merupakan sumber protein tinggi dan kaya akan omega-3, serta mengandung kolagen yang bermanfaat bagi kesehatan. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Mal J Nutr pada 2019, ikan bandeng mengandung sekitar 24,18 persen protein, menjadikannya pilihan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.
Oleh karena itu, ikan bandeng bukan hanya sekadar simbol keberuntungan, tetapi juga menyumbangkan manfaat gizi yang signifikan bagi tubuh, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Jum'at(31/1/2025).
Advertisement
Lemak yang Baik untuk Kesehatan Jantung
Dalam satu porsi ikan bandeng, terdapat kandungan lemak sebesar 20 persen, yang berarti sekitar 9 persen dari total lemak yang disarankan untuk orang dewasa. Seperti yang dikutip dari Mayo Clinic, "Meski mengandung lemak yang besar, tapi lemak tersebut termasuk lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung."
Selain itu, bandeng juga mengandung asam lemak omega-2, yang berhubungan dengan penurunan tekanan darah, peningkatan fungsi kekebalan tubuh, serta membantu mengatasi peradangan, seperti yang dinyatakan dalam Mayo Clinic. Kandungan lemak dalam bandeng menunjukkan bahwa meskipun ikan ini memiliki lemak yang signifikan, jenis lemak yang ada adalah lemak baik.
Lemak tak jenuh ini berkontribusi pada kesehatan jantung dan memberikan manfaat tambahan melalui asam lemak omega-2. Hal ini menjadikan bandeng sebagai pilihan yang baik dalam diet sehat, terutama untuk mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh.
Advertisement
Ikan Bandeng Merupakan Sumber Protein yang Kaya
Sriwati dan rekan-rekannya menjelaskan bahwa ikan bandeng dapat dikategorikan sebagai sumber protein tinggi berdasarkan kandungan proteinnya.
"Asam glutamat yang merupakan asam amino tertinggi pada ikan bandeng serta kandungan asam lemak asam oleatnya menjadikan bandeng sebagai ikan yang menyehatkan," ungkap Sriwati dan kawan-kawan dalam jurnal yang mereka tulis.
Selain itu, ikan bandeng juga kaya akan berbagai nutrisi, termasuk kalsium, magnesium, natrium, dan kalium.