Seniman Polandia Ubah Halte Trem Jadi Galeri Bunga

Seniman Polandia mengubah halte trem menjadi galeri bunga warna-warni.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Seniman Polandia Ubah Halte Trem Jadi Galeri Bunga
Proyek halte bunga Dominika Cebula. ©2019 Dominika Cebula

Fasilitas umum biasanya hanya menekankan fungsi, tanpa disertai desain yang memanjakan mata. Begitu juga dengan halte angkutan umum yang biasanya terlihat membosankan. Namun seorang seniman Polandia mengubahnya.

Bertekad mengembalikan unsur alam di perkotaan, Dominika Cebula meluncurkan proyek seni yang bakal memberikan sentuhan warna di fasilitas umum. Cebula memutuskan untuk menghias halte trem di Lodz dengan bunga-bunga kering berwarna-warni.

Mengembalikan Unsur Alam di Tengah Perkotaan

Menurut artikel lansiran Bored Panda, Cebula adalah seorang mahasiswa seni tahun ketiga yang mengejar gelar sarjana di Academy of Fine Arts, Lodz, Polandia. Proyek ini dijalankannya untuk memasukkan unsur alam di kehidupan sehari-hari warga perkotaan sekaligus menambah warna bagi Lodz yang muram.

"Lodz tampak sangat kelabu dan suram pada pandangan pertama, tetapi juga sangat unik," jelas sang seniman kepada Bored Panda.

"Saya juga merasa kota modern kurang alami. Saya ingin memperkenalkan lebih banyak warna dan bunga karena orang merasa lebih tenang di sekitar alam," jelasnya.

Dari Mawar Sampai Paku-Pakuan

Cebula mengumpulkan ratusan tanaman, mengawetkannya dengan resin, dan membungkusnya dalam lembaran-lembaran kaca.

Kemudian lembaran kaca dipasang di halte trem di Dabrowskiego Square.

Dia menggunakan berbagai jenis tanaman. Mulai dari mahkota bunga mawar, dedaunan hijau, sampai tumbuhan paku.

Inspirasi di Balik Halte Bunga

"Ini kota yang sangat pro artistik dan banyak hal terjadi di sini, banyak seni jalanan dan festival," Cebula menjelaskan ketika ditanya tentang inspirasi di balik proyek ini.

"Saya merasa terinspirasi oleh makna sentimental memberikan bunga kepada seseorang, makna bunga dalam budaya kita dan kehadiran mereka di semua momen penting dalam hidup kita."

Proyek Memakan Waktu Setahun

Seluruh proyek memakan waktu sekitar satu tahun, mulai dari mengumpulkan materi sampai urusan perizinan dengan pemerintah setempat.

Ketika ditanya tantangan terbesar dalam mengerjakan proyek ini, Cebula menyebut kesulitan terbesar berasal dari proses rekonsiliasi dengan pemerintah kota.

"Selain itu, saya tidak punya banyak pengalaman dengan resin. Mengeringkan bunga ternyata membutuhkan banyak waktu," pungkasnya.

Rekomendasi