Prancis memang rumahnya seni busana. Bahkan istilah haute couture yang berarti adibusana pun muncul dari negeri ini. Tak heran jika ibukotanya, Paris menjadi kiblat mode bagi para penikmat fashion.
Prancis juga menjadi basis bagi para perancang busana paling berbakat dunia. Salah satunya adalah Sylvie Facon.
Desainer wanita ini merancang busana-busana paling indah dengan detail yang sangat rinci. Bahan-bahan yang dipakai pun sangat halus dan mewah.
Keahliannya adalah gaun malam atau cocktail dress ala haute couture. Tak jarang gaun bikinannya dihias ilustrasi serumit lukisan.
Sylvie bahkan pernah membuat gaun dari kerangka buku tua. Dilansir Bored Panda, gaun itu dirancangnya bersama perancang kostum Morgane E. Grosdemange.
Gaun-gaun rancangan Sylvie Facon © Sylvie Facon Gaun-gaun rancangan Sylvie Facon © Sylvie Facon
Sampul buku yang berbahan tebal dijahit menjadi satu membentuk pola gaun. Hasilnya adalah gaun bernuansa steampunk yang tak hanya unik, tetapi juga bernilai seni tinggi.
Advertisement
Tak cukup sampai di situ, Sylvie juga membuat gaun bertema musik dengan potongan kayu yang dijahit ke gaun membentuk biola. Lengkap dengan lembaran partitur sebagai pengganti rok.
Gaun-gaun rancangan Sylvie Facon © Sylvie Facon
Untuk gaun yang dinamai Hommage a Arras, Sylvie menambahkan detail lukisan yang mewakili ciri khas kota Arras. Mulai dari arsitektur hingga pemandangan alam. Benar-benar karya yang indah.
Advertisement
"Sepintas lalu, gaun meriah itu terlihat seperti karya fiksi yang fantastis. Namun, perhatikan baik-baik, dan Anda bakal mendapati gaun itu benar-benar menampilkan penggambaran faktual kekayaan seni dan arsitektur Arras," tulis My Modern Met (27/2).
Berkat keahliannya dalam membuat gaun dengan detail luar biasa, Sylvie dipuji sebagai salah satu desainer terpuji di Prancis oleh berbagai media.