Fenomena batu bernyanyi di tempat ini bikin peneliti kebingungan

Uniknya, jika dibawa keluar dari Ringing Rocks Park batu-batu itu kehilangan kemampuannya untuk bernyanyi.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Fenomena batu bernyanyi di tempat ini bikin peneliti kebingungan
Ringing Rocks Park, AS. ©2015 Merdeka.com/Panoramio/Krzysztof Stasiuk

Sebagai tempat wisata, Ringing Rocks Park yang ada di Upper Black Eddy, Pennsylvania, Amerika Serikat menawarkan keunikan tersendiri. Taman yang terdiri dari lahan seluas 2,8 hektare ini dipenuhi batu-batu yang bisa menghasilkan bunyi-bunyian unik. Jika dipukul dengan palu, batu-batu di sana bisa menghasilkan bunyi yang nyaring seperti lonceng. Uniknya, jika dibawa keluar dari Ringing Rocks Park batu-batu itu kehilangan kemampuannya untuk bernyanyi.Dilansir Atlas Obscura, J.J. Ott, seorang musisi bahkan pernah mengadakan pertunjukan musik di Ringing Rocks Park pada tahun 1890. Dia menggunakan batu-batu di Ringing Rocks Park sebagai alat musik.Dilansir Atlas Obscura, fenomena batu bernyanyi di Ringing Rocks Park masih belum bisa dijelaskan sepenuhnya oleh sains. Sejumlah peneliti pernah mencoba membelah, mengiris, bahkan menggerus salah satu batu di Ringing Rocks Park untuk menganalisisnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo source: Atlas Obscura

Pada dasarnya batu-batu tersebut memang bisa menghasilkan bunyi berdenting, namun frekuensinya sangat rendah sehingga sulit untuk ditangkap indera pendengaran manusia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo source: Atlas Obscura

Hingga saat ini belum diketahui kenapa batu-batu tersebut bisa mengeluarkan bunyi yang nyaring jika diletakkan di Ringing Rocks Park.

Rekomendasi