Wanita sering dikenal cukup sulit bergaul dengan orang tua suaminya, terutama ibu mertua. Ternyata hal itu ada untungnya bagi kehidupan rumah tangga mereka. Bagaimana mungkin?
Seperti yang dilansir dari Yahoo Shine (29/11), sebuah penelitian yang dilakukan Dr Terri Orbuch dari University of Michigan mengungkapkan dampak kedekatan pria atau wanita dengan para mertua mereka. Penelitian ini pun setidaknya mampu membantu Anda agar lebih mengerti bagaimana caranya bergaul dengan mertua.
Dr Orbuch tepatnya menganalisis kebiasaan 373 pasangan yang berusia 25-37 tahun. Dr Orbuch lantas menanyai pasangan tentang seberapa dekat hubungan mereka dengan para mertua.
Dari hasil survey tersebut, ditemukan bahwa pria yang dekat dengan mertua mampu membuat kehidupan pernikahannya lebih langgeng. Sementara itu, wanita yang punya hubungan dekat dengan mertua justru memberi dampak negatif dan 20 persen berisiko mengakhiri hubungan rumah tangga dengan perceraian.
"Mertua cukup membuat wanita pusing. Terutama di awal masa pernikahan, mertua suka ikut campur dan masih dekat dengan putranya. Karena wanita kebanyakan sensitif, akhirnya mereka suka cemburu dan dekat dengan mertua justru bisa memicu perceraian," terang Dr Orbuch.
Sebaliknya, pria tidak begitu terganggu dengan apa yang disampaikan oleh orang tua istrinya. Sehingga dekat dengan mertua tidak memberi dampak buruk dan justru bisa membuat pernikahan bertahan lebih lama.
Meskipun demikian, tidak semua mertua berhubungan langsung dengan penyebab perceraian atau pernikahan langgeng anak-anaknya. Bagaimana dengan Anda?