Mengenal Malassezia, Jamur Penyebab Rambut Berketombe
Jamur alami yang berada pada kulit kepala manusia, Malassezia, memakan substansi lemak yang terkandung dalam sebum hingga menyebabkan ketombe.
Mengenal Malassezia, Jamur Penyebab Rambut Berketombe
Boleh dibilang sebagian besar orang pernah masalah rambut berketombe. Masalah ini pun lazim terjadi pada siapa saja di kulit kepala.Namun, sudahkah mengatahui kira-kira apa yang menyebabkan ketombe di rambut dan kulit kepala ini?
Ternyata penyebab utama dari masalah ketombe pada rambut dan kulit kepala diakibatkan oleh jamur bernama Malassezia yang ada di kulit kepala manusia.
Jamur Patogen
Jamur Malassezia furfur sebelumnya dikenal sebagai Pityrosporum orbiculare, Pityrosporum ovale, dan Pityrosporum furfur.
Menariknya, tidak cuma ketombe, jamur Malassezia juga disebut-sebut bertanggung jawab atas munculnya panu dan dermatitis seboroik.
Dampak ini sebenarnya tidak berbahaya tetapi dapat mengganggu aktivitas, karena bisa memicu rasa gatal-gatal.
Mencari Makan di Kulit Kepala
Kulit kepala manusia memiliki kelenjar yang memproduksi keringat atau yang dikenal dengan sebutan sebum.
Nah, sebum berfungsi untuk melindungi kulit kepala dari bakteri dan juga melembapkan kulit kepala.Hanya saja, jamur alami yang berada pada kulit kepala manusia, Malassezia, memakan substansi lemak yang terkandung dalam sebum.
Saat jamur Malassezia ini memakan substansi lemak yang ada dalam sebum, jamur tersebut kemudian menghasilkan sisa pencernaan berupa asam lemak yang justru dapat membuat kulit kepala iritasi.
Akibatnya, metabolisme dan pertumbuhan sel kulit kepala yang baru menjadi terhambat.
Lebih lanjut, pertumbuhan sel kulit kepala yang terganggu akan menimbulkan pengelupasan kulit kepala, Tandanya muncul serpihan kulit mati berwarna putih yang bisa menyebabkan gatal dan dinamakan ketombe.
Tak Melulu Menyebabkan Ketombe
Meski demikian, tak semua kondisi akibat jamur Malassezia ini menyebabkan ketombe. Hal ini karena daya tahan kulit kepala setiap orang turut memengaruhi.
Masa Kemunculan Ketombe
Ketombe biasanya mulai muncul pada usia antara 10-20 tahun dan juga terjadi pada 40 persen orang yang berusia di atas 30 tahun.
Kondisi kulit kepala yang berketombe bisa menjadi kondisi yang cukup parah pada kulit kepala, tetapi masih bisa dikontrol dengan perawatan yang tepat.Salah satunya dengan melakukan perawatan rutin mulai dari keramas secara teratur paling tidak dua hari sekali.
Pilihlah sampo anti-ketombe, sampo yang mengandung bahan-bahan yang dapat mengurangi minyak berlebih, dan mencegah penumpukan sel kulit mati.
Setelah itu, bilas rambut sampai bersih agar masalah ketombe tak muncul lagi.