Mengenal Lebih Jauh Memphis-Post Modern, Tren Interior Unik yang Sedang Digandrungi Gen Z

Daripada minimalisme, kebanyakan Gen Z lebih menyukai maksimalisme untuk mengekspresikan diri, termasuk untuk mendekor tempat tinggal mereka

Farsya A
Oleh Farsya A - Reporter
Mengenal Lebih Jauh Memphis-Post Modern, Tren Interior Unik yang Sedang Digandrungi Gen Z
Mengenal Lebih Jauh Memphis-Post Modern, Tren Interior Unik yang Sedang Digandrungi Gen Z (Merdeka.com)

Bosan dengan interior rumah yang itu-itu saja? Kamu bisa intip tren interior ala Memphis-Post Modern yang sedang digandrungi Gen Z satu ini agar tampilan rumahmu baru dan unik!

Tren memang tidak akan ada habisnya dan Gen Z selalu memiliki cara unik dalam mengekspresikan diri mereka. Salah satunya adalah melalui pemilihan perabot rumah dengan gaya memphis yang mencerminkan selera mereka yang berani dan eksentrik.

Jika beberapa tahun terakhir ini gaya interior minimalis digilai kaum milenial di pasaran, kali ini giliran Gen Z yang sudah mulai mempunyai tempat tinggal sendiri hingga tren interior dan furnitur pun berubah.

Dok. Istimewa
©Pinterest

Konsisten menjadi generasi yang edgy, tren yang dipopulerkan Gen Z kali ini adalah maximalism atau kebalikan dari minimalism. Semakin colorful, geometris, dan pola yang tidak biasa, maka akan semakin disukai.

Tren furnitur yang akhir-akhir ramai diperbincang Gen Z di media sosial X (dulunya bernama Twitter), memang belum memiliki sebutan yang pasti. Namun sudah jelas Memphis Style adalah turunan dari gaya memphis dan post modern design. Memphis style terinspirasi oleh Art Deco tahun 20-an dan Pop Art abad pertengahan sebagai reaksi dari estetika abad pertengan di tahun 1950-1960an

Ia mendefinisikan pemikiran grupnya sebagai radikal, kocak, dan memalukan karena seolah mengolok-olok apa yang dianggap good taste pada zaman itu. Jadi, memphis style ini memang sifatnya radikal, komedik, dan berani sejak pertama kali diciptakan.

Dok. Istimewa
©gustafwestman.com

Sekarang, gaya memphis kembali dilirik oleh banyak orang, terutama Gen Z, sebagai cara untuk mendekorasi tempat tinggal sekaligus mengekspresikan diri. Desainer gaya memphis mulai dikenal, dan mereka tidak hanya memproduksi furnitur, tetapi juga perabotan rumah lainnya, seperti piring dan cangkir chunky yang dibuat oleh Gustaf Westman.

Dok. Istimewa
©IKEA

Ettore Sottsass juga pernah mendesain perabotan rumah untuk IKEA pada tahun 1980an dengan gaya memphis yang dinamakan "Stoja" untuk lampu dinding anak dan sekarang menjadi salah satu barang langka.

Kebutuhan mengekspresikan diri dan pencarian identitas Gen Z seringkali bertentangan dengan prinsip minimalisme yang bertahun-tahun telah menduduki posisi pertama untuk gaya hidup sampai interior rumah. Sebagai generasi yang ekspresif, Gen Z mencoba menciptakan lingkungan yang menggambarkan kepribadian yang dinamis sehingga minimalisme tidak sejalan dengan keberagaman yang diinginkan. Maka, memphis style yang termasuk desain maksimalisme adalah salah satu opsi yang paling disukai.

Inspirasi Desain Interior dan Furniture 'Gen Z'
©designwe.love
Dok. Istimewa
©Pinterest
Dok. Istimewa
©Instagram
Dok. Istimewa
©Behance
Dok. Istimewa
©Pinterest
Dok. Istimewa
©Pinterest
Dok. Istimewa
©Instagram
Sekarang sudah tau kan gaya yang disukai Gen Z seperti apa? Apa kamu satu selera dengan Gen Z kebanyakan atau masih jadi Si "Less is more" alias minimalis?<br>
©Instagram

Tentukan seleramu sebelum mendekor rumah agar visual rumah kamu konsisten dan gak bikin bosan!

Rekomendasi