Anggun dan Elegan, Maia Estianty Tampil Glowing dengan Kebaya dan Riasan Natural di Siraman Al Ghazali
Kehadiran Maia Estianty di siraman Al Ghazali curi perhatian. Tampil anggun dengan kebaya, momen haru terpancar saat restui sang putra. Intip detailnya!
Momen sakral menjelang pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise berlangsung penuh kehangatan dan air mata haru. Dalam prosesi siraman yang digelar dengan adat Jawa, perhatian publik tidak hanya tertuju pada Al dan calon istrinya, tapi juga pada sosok sang ibu, Maia Estianty, yang tampil menawan dan anggun dengan kebaya serta riasan natural yang begitu memesona.
Dikenal sebagai sosok ibu yang tegas namun penuh kasih, kehadiran Maia dalam prosesi penting ini menjadi simbol restu dan cinta yang tulus. Penampilan Maia tak hanya mencuri perhatian karena kecantikannya yang alami, tetapi juga karena ekspresi emosionalnya yang begitu jujur dalam melepas sang putra sulung ke fase kehidupan baru.
Glowing dan Elegan dalam Balutan Kebaya
Pada momen siraman Al Ghazali, Maia Estianty tampil begitu memesona dengan kebaya kutubaru berwarna putih berbahan lace yang memberikan kesan sakral dan suci. Riasannya yang natural dikerjakan oleh makeup artist senior Mercia Dewi, yang akrab disapa Bumiauw. Sentuhan makeup-nya tidak berlebihan, namun justru menonjolkan kecantikan alami Maia—eyeliner tipis dan eyeshadow lembut membuat sorotan matanya tampak teduh dan menyentuh.
Maia melengkapi penampilannya dengan sanggul klasik khas Jawa yang rapi dan elegan, ditata oleh penata rambut Asep Supriyanto. Sanggul tersebut dipercantik dengan hiasan melati, menjadikan tampilannya semakin anggun dan selaras dengan nuansa tradisional acara.
Tidak berhenti di sana, Maia juga terlihat tampil dengan kebaya warna biru dongker bermotif bunga-bunga besar saat momen sungkeman. Kebaya tersebut ia padukan dengan kain batik cokelat tua, sementara sang suami, Irwan Mussry, tampak mengenakan beskap bermotif senada lengkap dengan blangkon hitam—tampil serasi dan penuh makna.
Momen Haru Sang Ibu Melepas Anak Lelaki
Kecantikan Maia bukan hanya terpancar dari penampilannya, namun juga dari ketulusan hatinya sebagai seorang ibu. Dalam momen sungkeman yang penuh haru, Al Ghazali bersimpuh di hadapan ibunya. Maia tak mampu menahan air mata saat menyampaikan pesan menyentuh kepada putranya.
“Ahmad Al Ghazali, hari ini engkau bersimpuh di hadapanku, membawa hidupku menuju seluruh lembaran baru,” ucap Maia sambil terisak, seperti dikutip dari video yang tersebar di media sosial.
Ia juga menambahkan, “Bunda harus merelakan lagi tangan kecil yang dulu pernah kugenggam saat aku melahirkan, kini akan digenggam oleh orang yang akan menjadi teman hidupmu.” Kata-kata Maia menyiratkan perasaan mendalam tentang peran ibu yang harus belajar melepaskan, meski di lubuk hatinya masih ada rasa ingin menjaga.
Ungkapan Maaf dan Restu yang Penuh Cinta
Dalam sambutannya, Maia juga sempat meminta maaf kepada Al karena merasa belum menjadi orang tua yang sempurna. “Maafkan bunda ya sayang kalau bunda belum bisa menjadi orangtua yang sempurna,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Ia juga memaafkan segala kekhilafan putranya selama ini dan mengatakan bahwa tidak ada luka di hatinya, kecuali rindu yang kini akan terasa berbeda. “Bunda juga memaafkan segala khilaf dan kurangnya Al Ghazali sejak kecil, dengan ini tidak ada luka di hati ini selain rindu yang akan berbeda rasanya setelah hari ini,” ujarnya dengan penuh haru.
Pesan terakhir yang Maia sampaikan adalah nasihat yang begitu dalam, “Ke depan, genggamlah tangan Alyssa, bukan hanya saat berbahagia tapi juga saat lemah.” Sebuah pesan tentang cinta, komitmen, dan tanggung jawab yang akan menjadi pegangan bagi Al dalam membangun rumah tangga.
Elegansi yang Tak Luntur di Tiap Momen
Sepanjang acara, penampilan Maia tak pernah luput dari sorotan. Saat pengajian, ia tampil menawan dalam balutan gaun putih berbordir yang senada dengan kerudung yang dikenakan. Makeup flawless bernuansa nude memberikan kesan lembut dan anggun. Tak ketinggalan, anting, kalung, dan cincin yang ia kenakan terlihat serasi dan mewah, menambah kesan glamor nan elegan.
Meski telah melewati banyak dinamika kehidupan, aura Maia Estianty tetap terpancar penuh karisma. Penampilannya menjadi cerminan dari perempuan Indonesia yang mampu menyeimbangkan kekuatan dan kelembutan, modernitas dan tradisi.
Dukungan dari Semua Pihak
Momen siraman ini juga menjadi saksi keharmonisan keluarga besar. Tak hanya Maia yang hadir memberikan restu, tetapi juga Ahmad Dhani dan istri, Mulan Jameela. Meski hubungan di antara mereka sempat menjadi sorotan publik, namun kehadiran Mulan dalam acara ini menunjukkan bahwa mereka bisa bersatu untuk memberikan yang terbaik bagi Al Ghazali.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan haru tersebut, tidak terlihat adanya ketegangan. Semua pihak hadir untuk satu tujuan: mendukung Al dan Alyssa yang akan segera memulai kehidupan baru sebagai pasangan suami istri.
Belajar Melepas, Tanpa Kehilangan
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Maia menuliskan isi hatinya yang penuh cinta dan keikhlasan. Ia menulis:
“Sebentar lagi, bukan aku yang menggandeng tanganmu di pelaminan… tapi cintamu, masa depanmu yang baru… Tapi hatiku tetap menggenggam erat semua kenangan: tangisan pertamamu, langkah kecilmu yang belajar berjalan, tawa polosmu yang dulu memenuhi kebahagiaanku…”
Kalimat itu menjadi penutup yang sempurna dari perjalanan cinta seorang ibu—bukan tentang kehilangan, tapi tentang belajar melepas dengan lapang hati, tanpa pernah benar-benar berpisah.
Maia Estianty menunjukkan bahwa kecantikan sejati bukan hanya soal riasan atau busana, tetapi juga soal hati yang tulus, kasih yang dalam, dan keikhlasan sebagai orang tua. Penampilannya yang glowing dengan kebaya dan riasan natural hanyalah simbol dari cinta dan restu yang tak bersyarat kepada sang anak tercinta.
Siraman Al Ghazali bukan hanya menjadi momen sakral menuju pernikahan, tetapi juga menjadi panggung bagi keanggunan seorang ibu yang tak hanya tampil memukau, tetapi juga mengajarkan arti cinta dan merelakan dengan penuh keikhlasan.