:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390712/original/049943500_1793854884-0L5A4382.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390713/original/091782700_1793854884-0L5A4462.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390714/original/027177000_1793854885-0L5A4477.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390715/original/068197900_1793854885-0L5A4622.jpg)
Advertisement
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menunjukkan ijazah asli pendidikan formalnya mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Dokumen tersebut diperlihatkan dalam sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo. Jokowi membawa sejumlah ijazah asli, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga S-1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah jaksa penuntut umum memperlihatkan barang bukti kepada majelis hakim, Jokowi meminta izin untuk menunjukkan ijazah tersebut kepada pengunjung sidang dan awak media. Dalam kesempatan itu, Jokowi memperlihatkan ijazah S-1 UGM kepada pengunjung sidang sebelum kembali memasukkannya ke dalam tas. Momen tersebut menjadi bagian dari persidangan yang berkaitan dengan polemik tudingan ijazah palsu.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390711/original/007386600_1793854884-0L5A4749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390712/original/049943500_1793854884-0L5A4382.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390713/original/091782700_1793854884-0L5A4462.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390714/original/027177000_1793854885-0L5A4477.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390715/original/068197900_1793854885-0L5A4622.jpg)
Advertisement
Advertisement