Turki Klaim Rekaman Kedua Berdurasi 15 Menit Buktikan Pembunuhan Khashoggi Terencana

Jumat, 16 November 2018 17:14 Reporter : Pandasurya Wijaya
Turki Klaim Rekaman Kedua Berdurasi 15 Menit Buktikan Pembunuhan Khashoggi Terencana jamal khashoggi. ©boingboing

Merdeka.com - Surat kabar Turki, Hurriyet, hari ini menerbitkan tulisan kolumnis Abdulkadir Selvi yang menyebut otoritas Turki memiliki rekaman kedua pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Rekaman itu dikatakan bertolak belakang dengan keterangan dari Kejaksaan Saudi yang menyebut pelaku memutuskan sendiri untuk membunuh Khashoggi di konsulat Saudi, Istanbul, pada 2 Oktober lalu.

Menurut kolumnis Hurriyet itu, bukti rekaman pembunuhan itu membantah semua klaim dari Jaksa Saudi.

"Khashoggi yang berusaha bertahan hidup bisa terdengar dalam rekaman suara tujuh menit itu. Tidak ada seorang pun di konsulat yang terdengar mengajak dia untuk pulang ke Saudi seperti yang dibilang jaksa Saudi," tulis Selvi.

"Pejabat Turki juga tidak membenarkan klaim jaksa Saudi yang menyebut Khashoggi dibunuh setelah dia disuntik dengan narkoba. Pejabat Turki mengatakan Khashoggi dicekik dengan tali atau semacam tas plastik," kata si kolumnis, seperti dilansir laman Hurriyet, Kamis (16/11).

Ada petunjuk yang memberikan informasi bahwa pembunuhan itu terencana, termasuk seorang ahli forensik yang memutilasi jasad Khashoggi ada dalam rombongan 15 orang 'tim pembunuh'.

Selvi menuturkan, ada bukti kuat lainnya yang mendukung fakta pembunuhan itu terencana, yaitu pada rekaman kedua.

Kolumnis Turki itu pada 22 Oktober lalu sudah menyatakan ada rekaman pertama yang membuktikan Khashoggi dicekik dalam waktu 7-8 menit.

Rekaman selanjutnya, kata Selvi, diambil 15 menit sebelum Khashoggi tiba di konsulat.

Dalam rekaman 15 menit ini, tim pembunuh Saudi membahas soal bagaimana menghabisi Khashoggi. Mereka mengulas kembali rencana pembunuhan yang sudah disiapkan itu dan mengingatkan tugas masing-masing, kata si kolumnis.

"Ada bukti juga yang merekam saat-saat setelah pembunuhan itu selesai. Turki punya rekaman sambungan telepon internasional dari 15 orang tim pembunuh Khashoggi itu," tulis Selvi. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini