Tuding Politikus Lakukan Pemerkosaan, Gadis di India Ditabrak Truk

Selasa, 30 Juli 2019 16:08 Reporter : Hari Ariyanti
Tuding Politikus Lakukan Pemerkosaan, Gadis di India Ditabrak Truk kuldeep singh sengar tersangka pemerkosan di unnao uttar prdesh. ©Rajeev Bhatt

Merdeka.com - Seorang remaja di India yang menuding seorang politikus lokal ternama melakukan pemerkosaan terlibat dalam tabrakan fatal. Keluarga dan pemimpin oposisi menduga kecelakaan ini bukan murni insiden.

Remaja berusia 19 tahun itu sedang bepergian dengan pengacaranya dan dua kerabat perempuan ketika mobil mereka ditabrak truk pada Minggu (28/7). Dua saudara perempuan, yang salah satunya juga menjadi saksi dalam kasus terkait, meninggal dalam kecelakaan itu, sementara korban pemerkosaan dan pengacaranya dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Gadis remaja itu berasal dari Unnao, Uttar Pradesh, mengaku diperkosa pada 2017 oleh Kuldeep Singh Sengar, anggota majelis legislatif negara bagian untuk partai BJP yang berkuasa.

Kasus ini menuai perhatian publik sejak April 2018. Saat itu, remaja ini berusaha membakar dirinya sendiri di luar kediaman Yogi Adityanath, menteri utama negara bagian BJP, seraya menuduh polisi gagal bertindak. Sehari kemudian, ayahnya - yang membawa kasus ini ke polisi - meninggal di rumah sakit setelah dipukuli, diduga dilakukan sekelompok pria termasuk saudara lelaki Sengar.

Keluarga remaja tersebut meyakini Sengar berada di balik kecelakaan tersebut.

"Saya tahu (Sengar) yang melakukannya," kata ibu gadis tersebut kepada wartawan sebagaimana dilaporkan NDTV, dilansir dari laman The Independent, Selasa (30/7).

"Memang dia ada di penjara tetapi anak buahnya tidak. Dia dan orang-orangnya mengancam kami. Kami menginginkan keadilan," lanjutnya.

Sepupu gadis tersebut di Unnao mengatakan semua orang di desa tahu perempuan itu dan pengacaranya akan melakukan perjalanan hari itu ke penjara Rae Bareli untuk mengunjungi pamannya, yang dipenjara tidak lama setelah tuduhan pemerkosaan terungkap dan dinyatakan bersalah atas percobaan pembunuhan yang tidak terkait.

"MLA Kuldeep Singh dan rekan-rekannya merencanakan serangan untuk mengancam kami sehingga kami berhenti mengejar kasus ini," ujarnya.

Ketua Komisi Perempuan Delhi, Swati Maliwal bertemu dengan korban dan pengacaranya di rumah sakit di Lucknow, mengatakan mereka berdua dalam kondisi terancam. Dia membagikan surat terbuka kepada Adityanath, kepala menteri, mengatakan bahwa dia sangat terganggu oleh kasus ini.

Secara resmi, polisi menyatakan insiden itu murni kecelakaan. Direktur Jenderal Kepolisian Uttar Pradesh, Op Singh, mengatakan penyelidikan dilakukan dengan adil dan independen dan menyatakan penyelidikan utama menunjukkan itu murni kecelakaan karena truk yang melaju kencang. Pemilik dan pengemudi truk telah ditangkap dan sedang diperiksa.

Singh mengatakan polisi akan menyerahkan kasus itu ke CBI (Biro Investigasi Pusat India) jika keluarga menuntut. Ini bukan pertama kalinya badan tersebut turun tangan dalam kasus ini.

Setelah kasus ini ramai, CBI diperintahkan melakukan penyelidikan ekstensif dan mengajukan tiga lembar tuntutan tahun lalu terhadap Sengar karena dugaan pemerkosaan, terhadap saudara laki-laki dan rekan Sengar atas tuduhan pembunuhan ayah gadis itu, dan terhadap Sengar dan lainnya karena merekayasa penangkapan ayah gadis tersebut dengan tuduhan palsu.

Kembali pada bulan April, setelah seorang saksi mata mengungkapkan pemukulan ayah gadis tersebut dan meninggal dalam keadaan misterius, gadis itu mengatakan kepada Times of India bahwa ia dan keluarganya hidup dalam ketakutan.

"Saya telah memberi tahu CBI bahwa saya merasa tidak aman. Saya takut akan hidup saya - diculik atau dibunuh," katanya.

Gadis itu hidup dalam persembunyian dan telah diberikan perlindungan polisi sepanjang waktu. Namun, pada hari Minggu sore, dia bepergian tanpa pengawalan. Singh mengatakan kepada ANI, ini karena sempitnya kapasitas dalam kendaraan dan atas permintaan gadis itu sendiri.

Sekretaris jenderal partai oposisi, Priyanka Gandhi, mengatakan kecelakaan hari Minggu itu mengejutkan dan dia mempertanyakan kenapa BJP tak memecat Sengar.
"Tanpa jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan ini, bisakah kita mengharapkan keadilan dari pemerintah BJP?"

Pemimpin partai AAP, Arvind Kejriwal, menulis di Twitter: "Upaya sistematis untuk menghilangkan korban perkosaan Unnao dan keluarganya tampaknya merupakan konspirasi yang telah direncanakan sebelumnya dan ejekan-ejekan hukum. Bagaimana bisa masyarakat beradab membiarkan kebiadaban yang disponsori negara seperti itu?"

Akhilesh Yadav, pemimpin Partai Samajwadi, oposisi utama Uttar Pradesh, mengatakan kepada Hindustan Times bahwa kecelakaan itu bisa jadi sebagai upaya pembunuhan.

Sengar, yang menyangkal semua tuduhan terhadapnya, terus muncul di alat peraga kampanye menjelang pemilihan umum Mei lalu yang dimenangkan BJP dengan telak. Seorang juru bicara untuk BJP belum bisa dihubungi untuk konfirmasi terkait kecelakaan ini. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini