Alvin Tedjo, Politikus Keturunan Indonesia yang Menang Pilwalkot Kanada

Alvin Tedjo terpilih jadi Wali Kota Mississauga, mengalahkan Carolyn Parrish dan Bonnie Crombie. Pemerintah kota merilis hitung sementara. Ini datanya.

Khairisa Ferida
Oleh Khairisa Ferida- Reporter
Alvin Tedjo, Politikus Keturunan Indonesia yang Menang Pilwalkot Kanada
Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia yang terpilih jadi wali kota di Kanada. (Dok. www.alvintedjo.ca)

Alvin Tedjo, politikus Kanada keturunan Indonesia, memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga, Provinsi Ontario, pada Senin (26/10). Ia mengungguli dua tokoh berpengalaman: wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota sekaligus eks pemimpin Partai Liberal Ontario, Bonnie Crombie. Menurut Global News, dukungan terhadap Alvin terus menguat sepanjang masa kampanye hingga hari pemungutan suara.

Berdasarkan penghitungan sementara yang dirilis Pemerintah Kota Mississauga, Alvin meraih 74.479 suara, disusul Parrish dengan 51.853 suara dan Crombie 43.191 suara. Seluruh tempat pemungutan suara telah melaporkan hasilnya, namun keputusan akhir masih menunggu pengesahan resmi otoritas setempat.

Pemerintah kota mencatat 191.166 warga memberikan suara, dengan tingkat partisipasi 33,9 persen dari pemilih yang memenuhi syarat. Dalam pidato kemenangannya, Alvin menyebut hasil tersebut sebagai keinginan masyarakat untuk menghadirkan perubahan dalam pemerintahan kota.

"Warga Mississauga telah memilih perubahan," kata Alvin di hadapan para pendukungnya.

"Hari ini, warga Kota Mississauga telah mengambil keputusan yang jelas dan bersejarah untuk menuntut perubahan dalam pemerintahan kota."

Laju Dukungan Naik Menjelang Hari Pencoblosan

Global News melaporkan dorongan suara untuk Alvin meningkat dalam beberapa pekan terakhir masa kampanye. Pada 22 Oktober, survei Liaison Strategies menempatkan Alvin di angka 31 persen, sedikit di bawah Crombie yang saat itu memimpin.

Sebelumnya, Alvin pernah maju di pemilihan sela 2024 dan finis di posisi kedua dengan 25 persen suara, di belakang Parrish yang unggul 31 persen. Persaingan menuju hari pemungutan kali ini juga diwarnai debat terbuka, termasuk saling kritik antara Parrish dan Crombie mengenai gaya kepemimpinan serta pengelolaan pemerintahan kota.

Parrish mengakui kekalahan bukan hasil yang diharapkan, namun menyebut perubahan terkadang tidak terhindarkan. Ia menilai telah bekerja maksimal selama masa jabatannya.

"Saya sangat yakin bahwa selama dua setengah tahun, atau berapa pun tepatnya masa jabatan saya, saya telah bekerja dengan sangat baik," tutur Parrish.

"Ini bukan pemilihan yang biasa. Dua setengah tahun terakhir juga bukan masa yang normal. Kita sedang menghadapi masa-masa sulit."

Ia menambahkan siap dihubungi jika Alvin membutuhkan masukan.

"Dia akan menghadapi tugas yang berat. Dia bisa menelepon saya kapan saja dan saya akan memberitahunya apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan," katanya.

Sementara itu, Crombie menyampaikan ucapan selamat kepada Alvin dan menyoroti keterlibatan publik yang tumbuh selama kampanye.

"Alvin, energi, antusiasme, dan kegembiraan yang Anda bawa ke dunia politik sangat berarti," ujar Crombie dalam pidato pengakuan kekalahannya.

"Anda telah menginspirasi masyarakat untuk terlibat dan percaya bahwa mereka bisa ikut menentukan masa depan kota ini. Itu adalah sesuatu yang patut dibanggakan."

Crombie juga menyatakan generasi baru mulai mengambil alih kepemimpinan dan berharap Mississauga terus berkembang di bawah pemerintahan Alvin.

Profil Alvin Tedjo dan Agenda Awal Pemerintahan

Toronto Star menulis Alvin memiliki latar belakang keluarga Tionghoa-Indonesia dan telah menetap di Mississauga sejak usia empat tahun. Sebelum terpilih sebagai wali kota, ia menjabat anggota Dewan Kota Mississauga untuk daerah pemilihan 2 sejak 2022, terlibat di sejumlah komite, serta menjadi anggota Dewan Regional Peel.

Menurut CityNews, salah satu janji kampanyenya adalah pembekuan pajak properti selama dua tahun. Usai menang, Alvin menyebut jabatan barunya sebagai "tanggung jawab yang sangat besar" dan menegaskan akan segera bekerja mewujudkan rencana yang ditawarkan kepada warga.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Parrish, Crombie, dan seluruh kandidat atas pengabdiannya bagi kota. Ucapan serupa ditujukan kepada keluarga, tim kampanye, dan para relawan yang mendukungnya selama proses pemilihan.

"Saya menantikan dimulainya kerja keras untuk menjalankan rencana kami, demi membangun masa depan yang lebih baik bagi setiap warga Mississauga," kata Alvin menutup pidatonya.

Rekomendasi