Gencatan senjata mulai berlaku di Kota Oleshky, wilayah Ukraina yang diduduki Rusia, sepekan setelah kesepakatan diumumkan oleh Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump. Kesepakatan ini ditujukan untuk membuka akses bantuan kemanusiaan serta evakuasi warga sipil yang masih terjebak di kota tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan melalui Telegram bahwa pasukannya menghentikan tembakan ke arah Kota Kherson, yang berada di seberang Sungai Dnipro dari Oleshky, pada pukul 04.00 waktu Moskow atau pukul 01.00 GMT sebagai persiapan operasi kemanusiaan, mengutip BBC, Selasa (27/10/2026).
Oleshky berada di tepi selatan Sungai Dnipro yang menjadi garis depan pertempuran di wilayah Kherson. Warga yang bertahan dilaporkan mengalami kekurangan parah bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
Komisioner Hak Asasi Manusia Parlemen Ukraina, Dmytro Lubinets, mengonfirmasi dimulainya gencatan senjata lewat unggahan di media sosial. “Sebagai kepala tim negosiasi Ukraina, saya mengonfirmasi bahwa pihak Ukraina memenuhi komitmennya,” tulis Lubinets di Facebook.
Rusia merebut Oleshky pada hari-hari pertama invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Sebelum perang, kota ini dihuni sekitar 24.000 orang. Ukraina memperkirakan sekitar 6.000 warga masih tinggal di Oleshky dan wilayah sekitarnya, termasuk 200 anak-anak, di antara posisi pasukan Ukraina di seberang Dnipro dan pasukan Rusia di sebelah timur.
Advertisement
Peran Melania Trump dalam Gencatan Senjata di Ukraina
Gedung Putih pekan lalu menyatakan Melania Trump berhasil mengamankan kesepakatan gencatan senjata di Oleshky.
“Para pemimpin sipil nonmiliter dari kedua negara akan bekerja sama untuk mengunjungi warga Oleshky di rumah mereka dan menentukan tingkat bantuan yang mereka perlukan,” ujar Melania dalam pernyataan tertulis.
Meski tidak sesering sejumlah pendahulunya tampil di acara-acara Gedung Putih, Melania terlibat dalam penanganan persoalan kemanusiaan yang timbul akibat perang Rusia–Ukraina.
Pada Agustus 2025, ia juga menulis surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam surat tersebut, Melania menyampaikan bahwa sudah waktunya untuk melindungi anak-anak dan generasi mendatang di seluruh dunia.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381267/original/096409900_1792778531-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379241/original/070825800_1792581541-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4244866/original/091139900_1669793976-20221130-Latihan-Tempur-Militer-Amerika-Serikat-India-AP-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383682/original/016291400_1793094286-1001399957.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346574/original/077949100_1789182048-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354111/original/046575000_1790004820-Gudang_Senjata_Suriah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7754424/original/012663700_1780563217-1.jpg)