Manette Baillie menjadi wanita tertua yang melakukan aksi terjun payung di Inggris. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Wanita itu berusia 102 tahun dengan berani melompat dari pesawat yang sedang terbang.
Manette Baillie melakukan aksi mendebarkan tersebut pada hari Minggu di Lapangan Udara Beccles untuk merayakan ulang tahunnya. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Advertisement
Sebelumnya ia telah melakukan tantangan berani lainnya termasuk saat ia berkeliling Silverstone dengan Ferrari pada kecepatan 130 mph atau setara dengan kecepatan 209 Km/jam. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Advertisement
Dilansir dari BBC, Nenek Baillie, saat mengatakan kepada BBC Radio 4 mengaku "terengah-engah" setelah melompat. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Advertisement
"Itu agak menakutkan," katanya.
"Saya harus mengakui bahwa saya memejamkan mata dengan sangat erat.
"Saya hanya ingin orang lain yang berusia hampir 80 dan 90 tahun untuk tidak menyerah dalam hal apa pun. Teruslah maju." lanjutnya. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Advertisement
Aksi nekat Nenek Baillie rupanya terinspirasi dari seorang ayah temannya yang berusia 85 tahun pernah melakukan aksi terjun payung. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Dari situlah Nenek Baillie mulai memiliki rasa ingin mencoba terjun payung.
Nenek Baillie melakukan aksi menantang ini mengaku hanya untuk amal.
"Saya melakukannya untuk amal," jelasnya. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Advertisement
Dia pun mengatakan aksinya ini mungkin akan menjadi penggalangan dana terakhirnya. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS
Sebelumnya, penerjun payung tertua dipegang oleh Verdun Hayes dari Inggris yang pada bulan Mei 2017 lalu melakukan penerjunan pada usia 101 tahun. Foto: UK Parachuting and Goldster / Handout via REUTERS