Anggota unit polisi khusus mengawal seorang pria yang diduga bertanggung jawab atas serangan penusukan massal di Kota Solingen saat turun dari helicopter. Foto: REUTERS / Heiko Becker
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277407/original/041107000_1783174646-1724656234745-let7i.jpg)
Pria yang diduga menjadi pelaku penusukan itu sedang dibawa polisi ke kantor Kejaksaan Federal untuk diperiksa di Karlsruhe, Jerman selatan, pada 25 Agustus 2024. Foto: THOMAS KIENZLE / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277408/original/089472600_1783174646-1724656255348-lcyozf.jpg)
Polisi menangkap tersangka dalam penggerebekan di sebuah asrama untuk pencari suaka pada 24 Agustus 2024 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian saat perayaan ulang tahun ke-650 Solingen, Jerman barat. Foto: THOMAS KIENZLE / AFP
Advertisement
Advertisement
Pihak berwenang mengatakan bahwa terduga pelaku yang ditangkap itu merupakan seorang pria berwarga negara Suriah. Foto: REUTERS / Heiko Becker
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277409/original/057050000_1783174647-1724656295542-h266ol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277410/original/083174700_1783174647-1724656331381-niuek.jpg)
Ia diketahui telah menyerahkan diri dan mengaku telah membunuh tiga orang dan melukai empat orang lainnya dalam serangan acak dengan pisau di sebuah festival jalanan. Foto: THOMAS KIENZLE / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277411/original/013072600_1783174648-1724656352465-mes7x.jpg)
Sebelumnya dilaporkan tiga orang tewas dan 4 orang lainnya luka parah usai terjadi penusukan massal di sebuah festival di kota Solingen, Jerman barat, pada Jumat (23/8/2024) lalu. Foto: REUTERS / Thilo Schmuelgen
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277412/original/031015600_1783174648-1724656386439-xy20d.jpg)
Kelompok ISIS pun sempat mengaku bertanggung jawab dalam insiden penusukan tersebut. Foto: REUTERS / Thilo Schmuelgen
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277413/original/052040900_1783174648-1724656393685-6fmemg.jpg)
Mereka mengatakan bahwa salah satu anggotanya melakukan serangan tersebut sebagai bentuk balas dendam apa yang terjadi di Palestina. Foto: REUTERS / Thilo Schmuelgen
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277414/original/076382400_1783174648-1724656438215-w4vno.jpg)
ISIS mengatakan serangan itu dilakukan "Sebagai pembalasan dendam terhadap Muslim di Palestina dan di mana saja." Foto: REUTERS / Thilo Schmuelgen

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277406/original/098930000_1783174645-1724657001676-thbl4i.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335418/original/001944200_1787981443-chi3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215146/original/082316400_1746794162-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379444/original/037729800_1792627796-Demo_pelajar_di_Yunani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376198/original/070880000_1792312230-AP26290534189154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319019/original/009271200_1755502147-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374231/original/061210200_1792040969-000_D3A22KE.jpg)