Ribuan pelajar, guru, orang tua, dan pekerja menggelar demo serentak di berbagai kota Yunani pada Rabu, menuntut kenaikan anggaran pendidikan publik serta langkah meringankan biaya hidup dan pendidikan. Aksi terjadi di Athena, Thessaloniki, Patras, Larissa, dan sejumlah kota lain, dikutip dari Anadolu, Kamis (22/10/2025).
Penyiar publik Yunani, ERT, melaporkan sekitar 10.000 orang mengikuti unjuk rasa di Athena. Di Thessaloniki, jumlah peserta diperkirakan 2.000 hingga 2.500 orang, sementara lebih dari 3.000 orang turun ke jalan di Patras.
Tuntutan yang disuarakan meliputi pengisian ribuan formasi guru yang kosong, pemberian status tetap bagi guru pengganti, pengurangan jumlah murid per kelas, serta peningkatan keselamatan bangunan sekolah. Dari sisi mahasiswa, aspirasi mencakup penurunan harga sewa, peningkatan tunjangan perumahan, penambahan kapasitas asrama, dan pencabutan undang-undang terkait pengeluaran mahasiswa dari perguruan tinggi.
Aksi ini turut diwarnai mogok 24 jam oleh guru sekolah dasar dan penghentian kegiatan mengajar selama tiga jam oleh guru sekolah menengah. Pekerja sektor publik dan beberapa serikat pekerja lain juga bergabung dalam demonstrasi.
Di Athena, massa berkumpul di kawasan Propylaea, bergerak menuju Lapangan Syntagma, lalu kembali ke titik awal. Menurut ERT, aksi utama berakhir damai sesaat sebelum pukul 14.00 waktu setempat, namun gangguan keamanan terjadi di sekitar Omonia. Insiden yang dilaporkan mencakup pelemparan batu dan perusakan skuter listrik; polisi menggunakan granat kejut dan bom molotov turut dilemparkan. Polisi menahan 21 orang untuk pemeriksaan preventif. Lebih dari 3.000 personel kepolisian diterjunkan di pusat kota, termasuk di kawasan perbelanjaan.
Di Thessaloniki, polisi membawa 10 orang untuk dimintai keterangan. Unjuk rasa berakhir tanpa insiden lanjutan setelah sejumlah peserta menyalakan suar di depan Konsulat Amerika Serikat. Selain turun ke jalan, mahasiswa menduduki 18 sekolah di kota itu, sehingga total sekolah yang diduduki di wilayah Makedonia Tengah mencapai 30 sekolah. Sementara itu, aksi di Patras berakhir damai.
Advertisement
Solidaritas untuk Prancis di Demo Larissa
Dalam aksi di Larissa, para peserta menyampaikan dukungan bagi demonstran di Prancis.
"Dari Yunani hingga Prancis, kami berjuang untuk pendidikan publik gratis."
Di kota ini, isu yang diangkat tetap selaras dengan aksi di wilayah lain, mencakup pendanaan pendidikan publik, perbaikan sarana sekolah, serta keringanan biaya hidup dan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379444/original/037729800_1792627796-Demo_pelajar_di_Yunani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376198/original/070880000_1792312230-AP26290534189154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319019/original/009271200_1755502147-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374231/original/061210200_1792040969-000_D3A22KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9371109/original/032008900_1791759069-download__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4900670/original/040484100_1721868798-Untitled.jpg)