Ledakan yang merobohkan sebuah rumah dua lantai di kawasan bersejarah Plaka, Athena, Yunani, pada Jumat (25/9) menewaskan enam orang. Otoritas setempat menyampaikan perkembangan terbaru itu pada Sabtu (26/9). Sejumlah bangunan di sekitar lokasi juga rusak dan dikosongkan.
Tim penyelamat menemukan keenam jenazah saat menyisir puing-puing bangunan yang ambruk. Dokumen dan barang pribadi yang ditemukan pada empat korban—dua pria dan dua perempuan—menunjukkan mereka merupakan warga negara Amerika Serikat, menurut lembaga penyiaran publik Yunani ERT dan sejumlah media lokal.
"Ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran gas dalam jumlah besar," kata Wali Kota Athena Haris Doukas. Pernyataan itu dilaporkan oleh Associated Press.
Menurut dinas pemadam kebakaran setempat, dua perempuan terluka di sebuah bangunan yang bersebelahan dengan lokasi ledakan di Jalan Lysikratous. Operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan 30 petugas pemadam kebakaran serta tiga anjing pelacak.
Plaka merupakan kawasan bersejarah yang berada di bawah Akropolis, monumen kuno yang paling banyak dikunjungi di Yunani.
Pendeta dari sebuah gereja di dekat lokasi mengatakan ibadah pada Minggu akan digelar di luar ruangan karena bangunan gereja tersebut ikut mengalami kerusakan.