Murid-murid di Hungaria berkumpul di jantung kota Budapest untuk merayakan ulang tahun ke-50 Kubus Rubik, permainan teka-teki mekanik yang telah menjadi ikon global.
Advertisement
Acara ini diwarnai dengan flashmob spektakuler yang melibatkan ratusan murid dari berbagai sekolah di seluruh negeri. Mereka masing-masing memegang Kubus Rubik berwarna-warni. Foto: Ferenc ISZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191618/original/082367600_1783101287-1718200833109-0vpzd.jpg)
Advertisement
Kubus Rubik pertama kali diciptakan pada tahun 1974 oleh Erno Rubik, seorang profesor arsitektur asal Hungaria. Foto: Ferenc ISZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191619/original/062517500_1783101288-1718200879655-6xsf9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191620/original/073694700_1783101288-1718200912771-u7hwm.jpg)
Awalnya, Rubik menciptakan kubus ini sebagai alat bantu mengajar untuk membantu murid-muridnya memahami konsep ruang tiga dimensi. Foto: Ferenc ISZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191621/original/093989800_1783101288-1718200938427-80fhn.jpg)
Namun, sejak saat itu, Kubus Rubik telah berkembang menjadi salah satu permainan teka-teki paling populer di dunia, dengan lebih dari 500 juta kopi terjual di seluruh dunia. Foto: Ferenc ISZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191622/original/059132200_1783101289-1718200959906-c2oybi.jpg)
Perayaan 50 tahun di Budapest ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang pencapaian Erno Rubik, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional bagi rakyat Hungaria. Foto: Ferenc ISZA / AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191623/original/089290400_1783101289-1718200980065-qw59g.jpg)
Mereka menggelar flashmob di depan Basilika Santo Stefanus di Budapest dengan menampilkan aksi para murid secara serentak memutar dan menyelesaikan Kubus Rubik mereka. Foto: Ferenc ISZA / AFP
Advertisement
Dengan perayaan ini, murid-murid di Hungaria tidak hanya menghormati penciptaan Kubus Rubik, tetapi juga merayakan semangat inovasi dan pendidikan yang terus hidup di hati bangsa mereka. Foto: Ferenc ISZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191624/original/005467400_1783101290-1718201007904-nxf72.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9191617/original/052566400_1783101287-1718201725743-u2n9c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9375718/original/047941400_1792212801-AP26286711153583.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2373006/original/020378100_1540435883-macron.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346574/original/077949100_1789182048-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3648011/original/031304800_1638244943-PM_Baru_Swedia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3062848/original/050045800_1582859928-20200228-Arab-Saudi-Gelar-Pertandingan-WWE-di-Tengah-Wabah-COVID-19-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376320/original/043656200_1792330287-Untitled.jpg)