FOTO: Cantiknya Kasuari, Burung Purba Endemik Papua dan Australia yang Terancam Punah

Sudah ada sejak puluhan juta tahun lalu, kini populasi burung Kasuari mengkhawatirkan.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Cantiknya Kasuari, Burung Purba Endemik Papua dan Australia yang Terancam Punah
FOTO: Cantiknya Kasuari, Burung Purba Endemik Papua dan Australia yang Terancam Punah (Merdeka.com)

Seekor burung Kasuari terlihat di pinggir jalan Kota Etty Bay, Pantai Kasuari, Queensland, Australia, pada 7 April 2024. Kasuari, burung purba yang tak bisa terbang, merupakan burung endemik hutan hujan Papua dan Australia. Sudah ada sejak puluhan juta tahun lalu, kini populasi burung Kasuari mengkhawatirkan. Foto: David Gray/AFP

Seekor burung Kasuari terlihat di pinggir jalan Kota Etty Bay, Pantai Kasuari, Queensland, Australia, pada 7 April 2024. Kasuari, burung purba yang tak bisa terbang, merupakan burung endemik hutan hujan Papua dan Australia. Sudah ada sejak puluhan ju
Dok. Istimewa
Pemerintah Australia menempatkan burung Kasuari sebagai satwa terancam punah. Menurutnya, hanya tersisa sekitar 4.500 ekor di alam liar. Foto: David Gray/AFP
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meskipun tak bisa terbang, Kasuari merupakan pelari ulung. Kakinya yang kuat mampu membawanya berlari hingga 50 km per jam, menerobos hutan lebat dengan lincah. Foto: David Gray/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, cakarnya yang tajam pun siap menjadi senjata pertahanan diri yang ampuh. Maka tak heran jika burung Kasuari menjadi satwa yang ditakuti. Foto: David Gray/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski demikian, burung Kasuari memiliki tampilan yang menawan dengan bulu hitam pekat dipadu leher biru cerah yang mencolok, serta lipatan kulit merah yang tergandung di bagian lehernya. Foto: David Gray/AFP

Kemudian, burung ini punya mahkota mirip tanduk yang menonjol di atas kepalanya. Foto: David Gray/AFP
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sayangnya, populasi burung Kasuari kini semakin menurun, terancam oleh penebangan hutan dan perburuan liar. Foto: David Gray/AFP

Rekomendasi