Instalasi seni ini dipajang untuk menghormati sejumlah bayi prematur yang meninggal saat RS Al Shifa, Gaza kekurangan listrik dan obat-obatan karena blokade Israel.
Sebuah instalasi seni yang menampilkan sosok bayi Yesus di dalam sebuah inkubator dipakang di kota bersejarah Betlehem, Tepi Barat, Palestina, pada Minggu (24/12/2023). Instalasi sosok bayi Yesus dalam inkubator tersebut merupakan karya seniman Palestina, Rana Bishara.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015634/original/074730700_1783000899-1703481869110-qwbq1.jpg)
Advertisement
Bishara menempatkan sosok bayi Yesus dalam inkubator pada pintu masuk Gereja Kelahiran di Betlehem untuk menyapa jemaah yang hendak mengikuti misa malam Natal. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015635/original/025504100_1783000900-1703482161472-b2gohl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015636/original/046241300_1783000900-1703482268912-m3g1ig.jpg)
Menurut Reuters, Bishara mengatakan dia ingin menyampaikan pesan perdamaian. “Pesan saya di sini: untuk menghentikan perang, pertama-tama, hentikan perang sekarang juga,” katanya, seraya menambahkan bahwa jika Yesus lahir malam itu, dia akan mati karena perang yang berkecamuk. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015637/original/066332300_1783000900-1703482361396-zmw46.jpg)
Bishara mengatakan instalasi seninya juga untuk menghormati bayi prematur di Gaza yang ditinggalkan hanya dengan lima dokter dan beberapa perawat, ketika rumah sakit Al Shifa dievakuasi. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015638/original/027260200_1783000901-1703482476198-a3dgg.jpg)
Kementerian Kesehatan Gaza kemudian mengatakan bahwa delapan bayi prematur meninggal di Al Shifa karena kekurangan listrik dan obat-obatan. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
Advertisement
Advertisement
Berada di bawah bayang-bayang perang, perayaan Natal di Betlehem kini jauh lebih sunyi dari sebelumnya. HAZEM BADER / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015639/original/096312900_1783000901-1703482695226-kqego.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015640/original/088215100_1783000901-1703482590184-ot82v.jpg)
Tak ada pohon Natal dan lampu lampu hias yang dipasang untuk menyemarakkan perayaan Hari Natal di Betlehem. HAZEM BADER / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015642/original/011488900_1783000902-1703482607805-kq83i.jpg)
Perayaan Natal yang jauh lebih sederhana ini dilakukan sebagai wujud duka cita atas puluhan ribu warga Jalur Gaza yang tewas akibat serangan Israel. HAZEM BADER / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9015633/original/028435600_1783000899-1703481833031-5znuc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9366168/original/049013100_1791256425-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2914760/original/000288800_1568789374-20190918-Kabut-Asap-Malaysia-Singapura-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102003/original/068673400_1737425335-20250121-Tokoh_Penting-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376200/original/084715700_1792312230-AP26290458830942.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381773/original/048235500_1792892483-Gedung_runtuh_di_Kenya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6276979/original/019659800_1779152027-Untitled.jpg)