Hilang 2 Hari, Bocah di Sukabumi Ditemukan Bersama Pengamen

Bocah 8 tahun asal Cikembar ditemukan selamat di Cikembang usai dua hari hilang. Bocah hilang ditemukan bersama pengamen. Ini keterangan polisi.

Fira Syahrin
Oleh Fira Syahrin- Reporter
Hilang 2 Hari, Bocah di Sukabumi Ditemukan Bersama Pengamen
Raden Soleh Putra (8), bocah asal Kampung Cibodas, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan (Istimewa)

Raden Soleh Putra (8), bocah asal Kampung Cibodas, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan hilang selama dua hari, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (26/10/2026) siang. Ia ditemukan di wilayah Cikembang setelah seorang tetangganya melihat keberadaannya.

Kapolsek Cikembar, IPTU Yadi Suryadi, membenarkan penemuan bocah kelas II SD tersebut. Sebelumnya, Raden berpamitan kepada keluarganya untuk membeli tahu krispi, tetapi tak kunjung pulang.

"Alhamdulillah, anak tersebut sudah ditemukan hari ini sekitar pukul 14.30 WIB di daerah Cikembang berkat informasi masyarakat sekitar," ujar IPTU Yadi Suryadi, Senin (26/10/2026).

Yadi menjelaskan, keberadaan Raden diketahui ketika seorang tetangganya hendak pergi ke Cibadak. Saat melintas di wilayah Cikembang, tetangga tersebut melihat Raden sedang berjalan.

"Saat dikenali dan dihampiri oleh tetangganya, korban ini ternyata sedang berjalan bersama seorang pengamen yang tidak dikenal," jelas Yadi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Raden mengaku tidak berniat pergi jauh dari lingkungan rumahnya. Namun, ia kemudian bertemu dengan seseorang yang mengajaknya mencari barang bekas.

"Korban mengaku diajak mencari barang bekas atau rongsokan oleh anak laki-laki berusia sekitar 11 tahun, lalu ditinggalkan begitu saja di Cikembang," ungkap Yadi.

Setelah menerima informasi penemuan tersebut, polisi memastikan kondisi Raden sebelum mengantarkannya kembali kepada keluarga.

"Saat ini anak tersebut sudah kembali berada di rumah orang tuanya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, meski masih ada rasa ketakutan," tuturnya.

Menyusul kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Kami mengimbau para orang tua agar ekstra hati-hati dalam menjaga anaknya bermain supaya kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas dia.

Sebelumnya, Raden dilaporkan hilang sejak Sabtu (24/10/2026). Ibunya, Ida Nurhayati (40), mengatakan putranya keluar rumah sekitar pukul 14.00 WIB untuk membeli tahu krispi. Namun, hingga beberapa waktu kemudian, Raden tak kunjung kembali ke rumah.

Rekomendasi