Dua Karyawan Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Washington, Begini Reaksi Netanyahu

Pelaku sudah menyerahkan diri kepada aparat keamanan.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Dua Karyawan Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Washington, Begini Reaksi Netanyahu
kedutaan israel di washington (Quds News Network)

Dua karyawan kedutaan Israel tewas ditembak pada Rabu (21/5) malam di dekat museum Yahudi di Washington, Amerika Serikat. Peristiwa ini terjadi saat genosida Israel sedang berlangsung di Gaza memicu reaksi global. Insiden itu berlangsung selama acara yang diselenggarakan oleh komite Yahudi Amerika.

Tersangka, Elias Rodriguez berusia 30 tahun berasal dari Chicago. Ia dilaporkan meneriakkan “Free Palestine” atau bebaskan Palestina dan juga mengucap “Aku melakukan ini untuk Gaza.”

Dilansir Quds News Network, Rabu (22/5), Rodriguez kini sudah menyerahkan diri dengan damai kepada pihak polisi. Selama ini dia dikabarkan aktif berpartisipasi dalam berbagai kampanye hak asasi manusia, termasuk Black Lives Matter.

Kemarahan publik

Penembakan itu terjadi di tengah genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza dan telah menewaskan lebih dari 53.000 warga Palestina.

Israel terus memblokir bantuan ke Gaza yang menyebabkan kelaparan dan krisis kemanusiaan yang parah. Genosida tersebut memicu protes massa dan meningkatnya kemarahan publik di seluruh dunia.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengutuk insiden penembakan ini, ia menyebutnya “tindakan antisemitisme (kebencian terhadap Yahudi) yang jelas”.

Bertindak sendiri

Netanyahu Absen dalam Peringatan 80 Tahun Pembebasan Auschwitz
Poland joined other EU countries in allowing the Israeli leader entry without threat of arrest, this time for a ceremony commemorating the liberation of Auschwitz — which Netanyahu had no intention of attending anyway. © 2025 merdeka.com

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan penembakan itu sebagai “pembunuhan antisemit yang mengejutkan,” dan menyalahkan kritik global terhadap Israel yang memicu kebencian.

Ia juga menyebut “fitnah berdarah terhadap Israel menelan korban jiwa.” Netanyahu berjanji akan meningkatkan keamanan di kedutaan besar Israel di seluruh dunia.

Beberapa pejabat Israel mengklaim bahwa perpecahan politik dan meningkatnya kritik global dapat membahayakan semua komunitas Yahudi.

Namun, pemimpin partai demokrat Israel, Yair Golan, mengatakan bahwa retorika Netanyahu berada di balik meningkatnya ‘antisemitisme’.

Saat ini, pelaku masih dalam tahanan dan sedang diselidiki oleh polisi setempat serta unit kontraterorisme FBI. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa ia bertindak sendiri dan tidak memiliki catatan kriminal atau hubungan dengan organisasi tertentu.

Reporter Magang: Devina Faliza Rey

Rekomendasi