Kementerian Pendidikan Arab Saudi mengatakan siswa universitas dan murid sekolah di atas 12 tahun tidak akan dihitung absen pada dua minggu pertama sekolah apabila belum menerima kedua dosis vaksin Covid-19. Demikian kantor berita SPA kemarin.
Dilansir dari laman Al Arabiya, Senin (30/8), Kementerian Pendidikan menyerukan seluruh murid untuk menerima kedua dosis vaksin, dengan tujuan “mencapai keselamatan pribadi untuk kembali ke fasilitas pendidikan, yang mengarah pada kesehatan komunitas dan kembali pada kehidupan normal,” sehubungan dengan dimulainya tahun ajaran baru pada hari Minggu di Saudi.
Pekan lalu Kementerian Pendidikan mempublikasikan petunjuk umum untuk pelaksanaan kegiatan sekolah.
Kementerian Pendidikan, dalam berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan sudah mengumumkan pada bulan ini seluruh siswa dan staf sekolah harus divaksin sebelum kegiatan sekolah dimulai.
Pedoman negara menyatakan semua sekolah harus mengikuti seluruh peraturan dan protokol yang sudah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi, dan seluruh siswa juga staf harus terus melakukan tindakan pencegahan Covid-19.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma