Keponakan Usamah Bin Ladin Dukung Trump untuk Masa Jabatan Kedua

Nur bin Ladin, keponakan pemimpin kelompok Al- Qaidah Usama Bin Ladin menyatakan dukungannya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan The New York Post.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Keponakan Usamah Bin Ladin Dukung Trump untuk Masa Jabatan Kedua
nur bin ladin. ©Twitter

Nur bin Ladin, keponakan pemimpin kelompok Al- Qaidah Usama Bin Ladin menyatakan dukungannya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan The New York Post.

Dikutip dari laman Business Insider, Selasa, (8/9) wanita yang berusia 33 tahun itu berbicara dalam wawancara media pertamanya, mengklaim bahwa Trump akan mencegah serangan teror 9/11 kedua jika terpilih untuk masa jabatan berikutnya.

“ISIS berkembang biak di bawah pemerintahan Obama/Biden, menyebabkan mereka datang ke Eropa, Trump telah menunjukkan bahwa dia melindungi Amerika dan kami dengan melenyapkan teroris di akarnya, dan sebelum mereka mendapat kesempatan untuk menyerang,” ujarnya kepada the New York Post.

Dia juga mengatakan dirinya tinggal di Swiss, dan keluarganya selalu mengeja nama mereka berbeda dengan pamannya, Usamah Bin Ladin, dalang serangan teror 9/11 di Amerika Serikat pada 2001 silam.

Trump berjanji untuk menerapkan kebijakan anti-teror yang lebih keras daripada pemerintahan Obama, tetapi dia dituduh memberlakukan kebijakan luar negeri yang kacau dan memungkinkan anggota ISIS berkumpul kembali di Suriah.

“Saya sudah menjadi pendukung Presiden Trump sejak dia mengumumkan akan mencalonkan diri pada awal 2015, saya telah menyaksikan dari jauh dan saya mengagumi tekad pria ini, dia harus dipilih kembali. Ini penting untuk masa depan, tidak hanya Amerika, tapi peradaban barat secara keseluruhan,” jelasnya.

“Anda lihat semua serangan teroris yang telah terjadi di Eropa selama 19 tahun terakhir, mereka benar-benar telah mengguncang kita. Islam Radikal telah sepenuhnya menyusup ke masyarakat kita. Di AS kaum kiri sepenuhnya bersekutu dengan orang-orang yang memiliki ideologi itu,” tambahnya.

Putri dari saudara tiri Usamah bin Ladin, Yeslam dan penulis asal Swiss Carmen ini pernah menulis buku memoar tentang kehidupannya di keluarga Bin Ladin.

Reporter Magang: Galya Nger

Rekomendasi