Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menutup serangkaian pertemuan di Pyongyang dengan mendaki gunung volkanik. Gunung 'Paektu' yang didaki keduanya memiliki pemandangan indah dan dianggap sebagai tempat keramat oleh masyarakat Korea Utara.
Kim dan Moon menaiki pesawat terpisah menuju ke bandara yang berdekatan dengan gunung tersebut. Keduanya bertemu di tempat dan memulai perjalanan bersama dengan menaiki kendaraan menuju gunung Paektu.
Dilansir dari Time, Kamis (20/9), hari ini merupakan hari terakhir Moon di Korut. Namun, rencana Moon untuk pulang ke Korsel malam ini masih dipertimbangkan, mengingat kemarin baru saja menyepakati sebuah kebijakan.
Perjalanan kedua pemimpin negara ini diikuti dengan berbagai perbincangan yang mengarah pada perdamaian di Semenanjung Korea.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo dan Menteri Angkatan Bersenjata No Kwang Chol, telah menandatangani beberapa perjanjian. Perjanjian itu berkaitan dengan upaya untuk mengurangi gencatan senjata di sepanjang perbatasan.
Dalam pertemuan Kim dan Moon kemarin, mereka juga mengumumkan perjanjian yang telah disepakati yang berfokus pada perdamaian di Semenanjung Korea.
"Kami sepakat untuk menciptakan Semenanjung Korea sebagai daerah damai yang bebas dari nuklir maupun ancaman nuklir," kata Kim.
"Perjalanan kita tidak mungkin selalu mulus dan kita pasti akan menghadapi banyak tantangan yang tak terduga. Tapi kita tidak akan takut karena kekuatan kita perlahan akan tumbuh," lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Moon juga menyerukan agar seluruh masyarakat Korea bersatu membentuk perdamaian.
"Kita telah hidup bersatu selama 5.000 tahun namun harus bertentangan selama 70 tahun. Saya berharap bahwa kita bisa melupakan segala pertentangan yang telah terjadi selama 70 tahun itu dan mengambil langkah besar di masa depan agar kembali menjadi satu," tandasnya.
Laporan reporter magang: Teresa Rachel