Menanti akhir drama sang mantan perdana menteri, bebas atau masuk bui

Menanti akhir drama sang mantan perdana menteri, bebas atau masuk bui. Delapan pekan setelah tumbang dalam pemilu, bekas Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kemarin menjalani sidang pertama kasus megakorupsi badan pemerintah 1MDB.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Menanti akhir drama sang mantan perdana menteri, bebas atau masuk bui
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. AFP/MANAN VATSYAYANA

Delapan pekan setelah tumbang dalam pemilu, bekas Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kemarin menjalani sidang pertama kasus megakorupsi badan pemerintah 1MDB. Dalam pengadilan itu Najib didakwa dengan tiga tuduhan pelanggaran kriminal dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. Keempat tuntutan itu masing-masing diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Lama South China Morning Post melaporkan, Rabu (4/7), Najib kemudian dibebaskan dengan jaminan sore harinya setelah dua putranya membayar separuh dari uang jaminan sebesar satu juta ringgit atau USD 247 ribu. Pengadilan selanjutnya dijadwalkan berlangsung 18 Februari tahun depan.

"Saya percaya saya tidak bersalah dan ini kesempatan terbaik untuk membersihkan nama saya," kata Najib kepada wartawan ketika dia keluar dari ruang sidang.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad, 92 tahun, yang mengalahkan Najib dalam pemilu Mei lalu meyakini ada bukti Najib menyalahgunakan dana dari 1MDB. Najib selama ini selalu menyangkal semua tuduhan dan menyebut Mahathir melakukan balas dendam politik terhadap dirinya.

Najib Razak jalani sidang dakwaan ©2018 REUTERS/Lai Seng Sin

Mantan pemimpin oposisi dan bekas Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang sedang berada di Jakarta kemarin mengatakan dia yakin dakwaan yang ditujukan kepada Najib Razak sudah berlaku sebagai mana mestinya.

"1MDB itu saya yang pertama kali menyerang beliau di parlemen sejak tahun 2010-2011. Jadi segala kecurangan ini saya percaya beliau akan diberikan suatu proses hukum yang adil dan rakyat akan dapat menilai berdasarkan fakta. Ini suatu pembelajaran bagi pemimpin politik bahwa kuasa adalah amanah," ujar Anwar.

Sejak 2015 setelah kasus ini diungkap, Najib kerap berhasil menghindari dakwaan pengadilan atas dugaan dana jutaan dolar dari 1MDB yang masuk ke rekening pribadinya.

Namun ketika dia kalah dalam pemilu Mei lalu, Mahathir membuka kembali kasus ini dan mencekal Najib keluar negeri.

Mantan perdana menteri Malaysia itu masuk ke parlemen dalam usia 23 tahun dan dia memimpin Malaysia pada 2009 kemudian mendirikan badan pemerintah 1MDB. Dalam periode kedua kepemimpinannya dugaan penyalahgunaan dana 1MDB muncul ke permukaan.

Najib menghabiskan satu malam di penjara sebelum sidangnya dimulai pukul 08.30 waktu setempat kemarin. Dia tiba di kompleks pengadilan Kuala Lumpur pukul 08.20 mengenakan setelan biru gelap dan dasi merah.

Di sekitar kompleks, tampak kerumunan media dan warga yang penasaran untuk melihat sekilas saat Najib dibawa ke pengadilan. Beberapa pendukung Najib dari partai UMNO juga tampak menyaksikan sambil meneriakkan dan mengangkat spanduk dukungan sebagai bentuk solidaritas kepada Najib.

Rekomendasi