Sosok Khanh Thanh Ly, letnan Bali Nine yang bunuh WNI di Sydney

Ly adalah teman SMA Myuran Sukumaran, dan pernah tiga kali ke Bali atas suruhan temannya itu.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Sosok Khanh Thanh Ly, letnan Bali Nine yang bunuh WNI di Sydney
Khanh Thanh Ly. ©2016 Merdeka.com

Miming Lystiani, gadis cantik asal Indonesia ini ditemukan tewas mengapung di sungai Parramatta, Sydney, Australia. Bukan tenggelam, namun gadis cantik lulusan University of Technology Sydney ini diduga dibunuh oleh Khanh Thanh Ly.

Khanh Thanh Ly ditangkap dalam keadaan telanjang, sama seperti mayat Miming yang juga tanpa busana. Selain itu, ditemukan juga sepatu wanita dan kartu atm yang diduga milik gadis cantik itu.

Pria itu langsung dicokok polisi setelah sebelumnya sempat ingin kabur. Ly, begitu dia disapa disebut-sebut anggota Bali Nine dan teman masa kecil Myuran Sukumaran.

Tentunya masih jelas diingatan siapa Myuran Sukumaran. Pria keturunan India yang lahir di Australia adalah terpidana mati kasus narkoba yang dieksekusi pada akhir April tahun lalu.

Dia merupakan mantan siswa akuntansi dan pernah satu sekolah dengan Sukumaran saat SMA.

Sekedar mengingatkan, Bali Nine merupakan sindikat perdagangan narkoba yang ditangkap di Bandar Udara Ngurah Rai Bali pada 17 April 2005. Anggotanya sembilan orang warga negara Australia yang kala itu ketahuan menyelundupkan delapan kilogram heroin ke Negeri Kanguru.

Jika Myuran dikenal sebagai otak perdagangan, maka Ly adalah bawahannya. Dipanggil Letnan Bali Nine dan Buddha, pria ini merupakan sindikat obat bius ilegal dan namanya sudah tidak asing lagi bagi

kepolisian Australia.

Ly pernah tiga kali terbang ke Bali atas perintah teman baiknya, Sukumaran. Dia disebut bertanggung jawab mengatur dan mengawasi penyelundupan narkotika dari Australia saat tingga di Bali.

Dia juga diketahui sempat berlatih menyelundupkan narkoba dengan mengikat kantung plastik berisi tepung ke tubuhnya. Dia pernah dihukum tujuh tahun penjara, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.

Dia dihukum pada 2007 oleh pengadilan Sydney terkait dengan aktivitas penyelundupan narkoba.

Mungkin publik bertanya-tanya apa hubungan Ly dengan Miming, bagaimana ini bisa terjadi. Detektif negara bagian New South Wales mengaku percaya keduanya memiliki hubungan khusus. Meski demikian dia enggan membeberkan kisah itu ke publik.

Aparat kepolisian setempat mengatakan sang letnan menjemput Miming yang baru saja kembali ke Australia dari Indonesia. Dia menjemput Miming dari ruma dua tingkat yang modern di kawasan Cabbarita.

Hal ini diselidiki polisi dari keterangan tetangga yang melihat mobil merek Audi milik Ly yang diparkir di rumah di jalan Edgewood Crescent. Pasangan itu juga dilaporkan sempat menghabiskan waktu di rumah makan sebelum Miming tewas dan mayatnya disembunyikan di bagasi mobil kemudian dibuang di sungai.

Sekedar informasi, Miming merupakan warga Indonesia yang memiliki status permanent resident di Australia. Dia juga pernah bekerja sebagai manager pemasaran dan jurnalis paruh waktu di AusIndo Magazine pada 2008 hingga 2009.

Rekomendasi