Calon menteri keuangan Myanmar kepergok beli ijazah S-3 palsu

Mantan birokrat bernama Kyaw Win itu mengakui beli gelar, dan partai NLD justru tak mempermasalahkan

Muhammad Radityo
Oleh Muhammad Radityo - Reporter
Calon menteri keuangan Myanmar kepergok beli ijazah S-3 palsu
Calon Menkeu Myanmar Kyaw Win. ©2016 Merdeka.com/AP

Kandidat kuat Menteri Perencanaan dan Keuangan Myanmar kedapatan memiliki ijazah palsu. Kyaw Win mengakui membeli gelar Ph.D dari sebuah kampus online abal-abal bernama Brooklyn Park University di Amerika Serikat (AS). Kampus tersebut rupanya sering menjual gelar palsu.

Ijazah palsu Win diungkap oleh petinggi Partai Liga Nasional Demokrasi Myanmar (NLD), saat menyortir riwayat hidupnya. Kyaw Win bukannya memprotes, dia malah mengaku hal tersebut.

"Saya tidak akan menyebut nama saya dengan embel-embel doktor lagi, sejak saya tahu universitas saya mengeluarkan Ph.D palsu dan tidak memenuhi kualifikasi yang nyata," tutur Kyaw Win kepada Koran Myanmar Times, seperti dilansir BBC, Kamis (24/3).

Walau tersandung ijazah palsu, BBC menyatakan Kyaw Win masih akan ada dalam kabinet menteri. Juru Bicara Partai NLD mengatakan bila pemalsuan status sarjana Kyaw Win tidak menjadi sebuah masalah besar, karena posisi menkeu adalah jabatan politis.

Mantan pegawai negeri sipil ini dikonfirmasi akan tetap mengisi salah satu posisi menteri di kabinet pemerintah sipil perdana Myanmar. Seandainya benar menjadi menkeu, Kyaw Win bertugas merancang anggaran negara untuk memenuhi program-program presiden baru, Htin Kyaw. Dia beberapa kali menulis artikel mengenai ekonomi berbekal gelar Ph.D-nya yang abal-abal.

Diketahui, liputan New York Times menyebut kampus palsu Universitas Brooklyn Park telah mencetak 370 website palsu ada tahun lalu. Jutaan dollar dari keuntungan kampus palsu itu mengalir ke Pakistan.

Rekomendasi