Tes DNA tuntas, jasad istri Dubes RI di Pakistan segera dipulangkan

Mendiang Hery Listyawati Burhan yang juga dosen UGM diperkirakan tiba di Tanah Air Kamis (14/5).

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Tes DNA tuntas, jasad istri Dubes RI di Pakistan segera dipulangkan
Lokasi jatuhnya heli Pakistan tewaskan istri Dubes RI. ©2015 Merdeka.com

Kecelakaan helikopter MI-17 yang terjadi di Pakistan akhir pekan lalu menewaskan istri Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, Hery Listyawati Burhan. Pemulangan jenazah mendiang dosen UGM itu diharapkan bisa dilaksanakan malam ini, Rabu (13/5).

Jenazah Hery saat ini sedang dalam pencocokan DNA, namun diperkirakan selesai pada jam 2 siang waktu setempat.

"Pemerintah Pakistan tidak mau melakukan kesalahan. Mereka ekstra hati-hati lantaran ada dua jenazah dengan jenis kelamin yang sama, dan berasal dari wilayah yang berdekatan. Oleh karena itu diadakan tes DNA," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Tata itu juga mengatakan Pemerintah Indonesia mengusahakan untuk dapat memulangkan jenazah secepatnya.

"Jika sesuai rencana, malam ini akan dipulangkan dari Islamabad dan diharapkan besok sudah berada di Indonesia," jelasnya.

Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad selamat, tapi mengalami luka bakar 70 persen. Hari ini Burhan berhasil diantar ke rumah sakit khusus luka bakar di Singapura.

Korban tewas selain Hery Listyawati adalah Leif Larsen (Dubes Norwegia), Domingo Lucenario (Dubes Filipina), Datin Habibah Mahmud (istri Dubes Malaysia), dan dua pilot warga negara Pakistan.

Total ada 17 penumpang di helikopter nahas itu, 11 di antaranya adalah tamu asing. Korban selamat, tapi mengalami cedera parah di antaranya Marcel de Vink (Dubes Belanda) dan Andrzej Ananics (Dubes Polandia).

Sedianya para tamu asing itu akan menghadiri peresmian tempat wisata baru di Gilgit (300 kilometer dari Ibu Kota Islamabad) bersama Pedana Menteri Pakistan Nawaz Sharif.

Rekomendasi