Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) kemarin secara bersama-sama mengimbau agar pihak yang bertikai di Suriah melakukan gencatan saat perayaan Idul Fitri yang bakal berlangsung pekan depan.
Dalam pernyataannya, Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil al-Arabi dan Sekretaris Jenderal OKI Ekmeleddin Ihsanoglu menyerukan sebuah gencatan senjata dan penghentian segala bentuk kekerasan selama hari raya Idul Fitri, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (30/7).
Mereka mengatakan gencatan senjata akan memberikan kesempatan bagi warga Suriah untuk merayakan hari kemenangan, dan dapat melakukan ritual keagamaan dalam keadaan damai dan aman.
"Jalan menuju sebuah solusi politik atas krisis yang dapat memenuhi aspirasi rakyat Suriah tetap penuh dengan rintangan," kata pernyataan dari Liga Arab dan OKI.
Liga Arab dan OKI menyatakan gencatan senjata di Suriah dapat membawa kesempatan untuk memberikan ketenangan dan membantu mengatasi rintangan. Kedua pihak juga menambahkan gencatan senjata juga memungkinkan bagi badan-badan bantuan kemanusiaan untuk bekerja di daerah yang terkena dampak kekerasan.
Sementara itu, Liga Arab dan OKI juga menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan baik di kawasan regional dan internasional untuk mendukung seruan itu, dan kepada pemerintah Suriah untuk menunjukkan kerelaan serta menghentikan pembunuhan dan kekerasan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan lebih dari 100 ribu orang telah terbunuh di Suriah sejak konflik berkecambuk dua tahun lalu.
Pada awal bulan ini, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mendorong adanya gencatan senjata selama bulan Ramadan, di mana kaum muslim melaksanakan puasa, meskipun tidak ada yang menanggapi seruan itu.