Mantan panglima militer Timor Leste Taur Matan Ruak mungkin bakal menggantikan Presiden Jose Ramos Horta. hasil penghitungan sementara menunjukkan calon independen yang disokong Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmao ini menguasai 60 persen suara, seperti dilaporkan Aljazeera, Selasa (17/4). Matan Ruak bersama calon presiden dari Partai Fretilin Fransisco 'Lu Olo' Guterres maju ke putaran kedua setelah mengalahkan pesaing terberat mereka Ramos Horta.Matan Ruak dan Guterres sama-sama berjanji bakal menerima hasil pemilihan penentuan ini. Pemilihan putaran awal Maret lalu. Jika Matan Ruak menang, ini menjadi isyarat Fretilin juga bisa kalah pada pemilihan parlemen Juli mendatang. Kubu Lu Olo belum mau memberikan komentar terkait hasil penghitungan sementara. "Beliau masih mengikuti penghitungan suara," kata Filomino, asisten pribadinya, saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya. Bila dua pemilihan umum berjalan lancar, Perserikatan bangsa-Bangsa akhir tahun ini mengakhiri misi mereka yang telah berlangsung sejak 1999.
Matan Ruak unggul sementara
Hasil penghitungan sementara menunjukkan dia meraup 60 persen suara.
Rekomendasi