Calon Presiden Jose Maria Vanconcelos atau dikenal dengan Taur Matan Ruak, berhasil memenangi pemilihan presiden Timor Leste yang digelar kemarin, seperti dilansir dari surat kabar Straits Times, Selasa (17/4).
Matan Ruak meraup suara sebanyak 61,23 persen suara dari 275,441 pemilih dan hampir dipastikan memenangi pemilihan presiden menurut hasil penghitungan sementara.
Sementara lawannya, Francisco "Lu Olo" Guterres dari Partai Fretilin hanya mengantongi 174,386 suara atau sebanyak 38,77 persen.
Matan Ruak, (55), akan menjadi presiden Republik Demokratik Timor Leste yang tahun ini merayakan satu dekade kemerdekaan negara itu.
Pasukan Penjaga Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah bertugas sejak 1999 akhir tahun ini juga akan meninggalkan Timor Leste jika situasi keamanan setelah pemilihan presiden dan parlemen Juli mendatang terkendali.
Hasil resmi penghitungan suara akan diperiksa oleh pengadilan lebih dulu sebelum diumumkan.