Pemukim ilegal Israel membakar sebuah masjid di sebelah Barat Laut Kota Yerikho di Tepi Barat pada Minggu, menurut aktivis setempat. Demikian dilaporkan Anadolu.
Hasan Mleihat dari Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Al-Baidar yang berfokus pada pembelaan hak-hak rakyat badui, mengatakan pemukim Israel juga mencoba membakar sebuah traktor di komunitas Badui Mleihat di area tersebut.
“Masjid itu telah terbakar habis, tapi penduduk berhasil memadamkan api yang ada pada traktor,” jelasnya, seperti dilansir Middle East Monitor, Minggu (2/3).
Menurut salah satu tokoh Palestina, pemukim ilegal Israel itu telah melakukan serangan lebih dari 2.970 kali terhadap penduduk Palestina dan rumah mereka di lokasi pendudukan Tepi Barat pada 2024. Setidaknya 10 warga Palestina terbunuh dan lebih dari 14.000 pohon zaitun rusak karena serangan-serangan ini.
Hampir 770.000 pemukim ilegal Israel menempati 180 tempat pemukiman dan 256 wilayah luar di Tepi Barat.
Kementrian Kesehatan Palestina mengatakan, setidaknya 900 penduduk Palestina tewas dan 6.700 lainnya terluka ditembaki oleh tentara Israel di Tepi Barat sejak perang genosida Israel terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023.
Pada Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan penjajahan Israel di tanah Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun adalah tindakan ilegal dan mereka dituntut untuk melakukan evakuasi seluruh pemukiman yang ada di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Reporter Magang: Devina Faliza Rey