Sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita misterius keluar dari got di distrik keuangan utama Manila, Filipina. Kejadian ini berlangsung pada 26 Mei 2025, sekitar pukul 17.00 di Kota Makati. Pemandangan ini mengingatkan pada adegan film horor.
Wanita tersebut tampak kurus dengan gaun dan celana pendek denim yang kotor. Ia berhasil keluar dari selokan dan berlari sambil tersenyum ke arah seorang pria yang merekam kejadian tersebut. Seorang pengendara sepeda motor dengan seragam bergaya militer tampak mengejarnya.
Para saksi mata, termasuk pejalan kaki, pengendara motor, dan petugas lalu lintas, hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut dengan bingung. Foto dan video yang beredar luas memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Advertisement
Petugas lalu lintas bingung
Wanita misterius tersebut mengenakan gaun dan celana pendek denim yang tampak kotor, dengan rambut panjang yang kusut dan dipenuhi tanah serta daun kering. Ketika ia berusaha keluar dari saluran, kepalanya menoleh ke arah seorang pria yang sedang memotretnya. Dengan senyuman, ia berhasil merangkak keluar dan berlari menuju pria tersebut, sementara seorang pengendara motor berpakaian seragam militer terlihat mengejarnya.
"Dia berlari melewatiku, dengan pria militer itu mengejar. Beberapa pejalan kaki, pengendara motor, bahkan petugas lalu lintas hanya berdiri tertegun, bingung, mungkin bahkan sedikit terhibur," ungkap William, yang membagikan foto-foto wanita itu melalui akun Instagramnya dengan nama iammrthirty, saat berbicara kepada situs majalah online Spot.ph. Ia memilih untuk tidak mengungkapkan nama lengkapnya.
Advertisement
Realita di Balik Gemerlap Kota
Sang fotografer, William (iammrthirty), menyatakan bahwa gambar-gambar tersebut merupakan pengingat akan realita kehidupan di balik gedung-gedung tinggi dan keramaian kota. Di mana masih banyak orang yang hidup dalam kondisi sulit.
The Borgen Project, sebuah LSM di AS, menyebutkan kemiskinan ekstrem, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan manusia, dan bencana alam sebagai faktor utama penyebab tunawisma di Filipina. Wanita dan anak-anak adalah kelompok yang paling rentan.
Kasus wanita misterius ini menjadi pengingat bahwa di balik kemajuan dan kemewahan sebuah kota, terdapat realita yang seringkali terabaikan. Perlu adanya kesadaran dan tindakan nyata untuk mengatasi masalah sosial yang ada.
Advertisement
Berbagai spekulasi
Pertanyaan utama yang muncul adalah mengapa wanita itu berada di dalam got dan bagaimana ia bisa keluar dari sana. Hingga kini, belum ada informasi resmi yang memberikan penjelasan mendetail mengenai identitas wanita tersebut atau alasan keberadaannya di dalam got. Meskipun demikian, berbagai spekulasi telah muncul di media sosial, mulai dari dugaan bahwa ia tersesat hingga kemungkinan adanya tindakan kriminal yang menimpanya.
William menyatakan bahwa lubang yang digunakan oleh wanita tersebut untuk keluar memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan saluran pembuangan air pada umumnya.
"Area penampungan saluran itu relatif luas (hampir sebesar beberapa kamar sewa di kota ini)... Jika dilihat lebih dekat, ada pipa di dasarnya yang cukup besar untuk dilewati manusia," ungkapnya kepada Spot.ph.
Pada keesokan harinya, William kembali ke lokasi dan mendapati petugas kota serta satpam sedang melakukan perbaikan pada jalan di sekitar selokan tersebut. Mereka memberitahunya bahwa mereka tidak mengetahui ke mana arah pipa yang menjadi tempat persembunyian wanita itu bermuara.
Advertisement
Kemiskinan ekstrem
Petugas kota mengungkapkan bahwa mereka pernah melihat gelandangan serta penghuni jalanan berlindung di terowongan saluran pembuangan dekat sungai kecil. Wanita tersebut mungkin merupakan bagian dari kelompok yang sering terabaikan dan tidak terlihat ini. Di Metro Manila, terdapat lebih dari tiga juta orang tunawisma, yang merupakan sebuah metropolitan luas yang terdiri dari 16 kota dengan total populasi sekitar 14 juta jiwa. Mereka tinggal di berbagai tempat, seperti gubuk, gerobak darurat yang lazim disebut "kariton", dan di lokasi-lokasi lain yang bisa dijadikan tempat berlindung, seperti pinggir jalan, pemakaman, serta terowongan limbah.
Menurut The Borgen Project, sebuah LSM yang berbasis di AS, ada beberapa faktor utama yang mendorong terjadinya tunawisma di Filipina, antara lain kemiskinan ekstrem, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan manusia, dan bencana alam. Wanita dan anak-anak tunawisma sangat rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, pelecehan domestik, perdagangan manusia, serta eksploitasi. William, seorang fotografer jalanan, menyatakan bahwa foto-foto yang ia ambil adalah "pengingat bahwa jalanan Makati menyimpan lebih banyak cerita daripada yang sering kita pedulikan---dan di balik gedung-gedung tinggi serta keramaian, ada orang yang hidup di sela-sela kehidupan, secara harfiah."