Kaisar China Kuno Dikubur dengan Baju dari Ribuan Lempengan Giok Lalu Dijahit dengan Benang Emas, Dipercaya Bisa Lindungi Roh di Akhirat

Pembuatan baju pemakaman ini membutuhkan waktu sampai 10 tahun.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Kaisar China Kuno Dikubur dengan Baju dari Ribuan Lempengan Giok Lalu Dijahit dengan Benang Emas, Dipercaya Bisa Lindungi Roh di Akhirat
Baju pemakaman kaisar China, terbuat dari batu giok dan benang emas. (Lou-Foto via Alamy)

Sekitar 2.000 tahun lalu di era Dinasti Han (berkuasa dari tahun 206 SM sampai 220 Masehi), kaisar dan pejabat China kuno ketika meninggal dunia dimakamkan dengan baju khusus. Baju ini terbuat dari ribuan lempengan atau potongan batu giok dan dijahit dengan benang emas.

Baju ini dibuat oleh pengrajin khusus, seperti dikutip dari Live Science, Rabu (18/9).

Baju ini ditujukan sebagai "baju besi", untuk melindungi orang yang meninggal di akhirat dan untuk mencegah hancurnya tubuh jenazah, menurut UNESCO.

Keluarga kerajaan Han kuno juga meyakini pakaian ini bisa melindungi roh orang yang telah meninggal.

“Setelan pakaian batu giok melindungi tubuh dan jiwa secara keseluruhan, memungkinkan orang yang meninggal mencapai keabadian,” menurut Metropolitan Museum of Art di New York City.

Meskipun teks-teks kuno telah merujuk pada pakaian tersebut, baru pada tahun 1968 para arkeolog menemukan pakaian tersebut di provinsi Hebei di timur laut China. Pakaian tersebut digunakan dalam pemakaman penguasa Dinasti Han Liu Sheng, Pangeran Zhongshan, dan istrinya, Putri Dou Wan.

Dibuat Selama 10 Tahun

Selain baju besi, kedua jasad itu ditemukan dengan potongan batu giok menutupi mata jasad dua orang tersebut dan penutup telinga serta lubang tubuh lainnya. Baju Sheng terbuat dari 2.498 keping batu giok. Para peneliti memperkirakan dibutuhkan waktu 10 tahun untuk membuat pakaian kaisar tersebut, menurut UNESCO.

Para peneliti juga menemukan seperangkat aturan berjudul "Kitab Han Akhir", yang menjelaskan secara rinci bagaimana pakaian itu dibuat dan bagaimana berbagai jenis benang harus digunakan tergantung pada status sosial seseorang. Misalnya, pakaian kaisar hanya menggunakan benang emas, sedangkan pakaian elit tingkat rendah dibuat dari benang sutra.

Namun, praktik penguburan yang rumit dihentikan pada tahun 500-an pada masa pemerintahan Kaisar Wen dari Wei Barat, karena pakaian bernilai tinggi tersebut menjadi sasaran para penjarah.

Rekomendasi