Ini Kata Menlu Retno soal Rencana Kunjungan Pangeran Saudi MBS ke Indonesia

Rabu, 13 Februari 2019 20:44 Reporter : Supriatin
Ini Kata Menlu Retno soal Rencana Kunjungan Pangeran Saudi MBS ke Indonesia Menlu Retno Marsudi. ©2017 Merdeka.com/Ira Astiana

Merdeka.com - Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman, dikabarkan akan mengunjungi Indonesia besok. Kedatangan pangeran yang kerap dijuluki MBS itu dalam rangka agenda diplomasi dan kerja sama bisnis.

Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi membenarkan kabar rencana kedatangan MBS. Namun, dia belum bisa memastikan waktunya.

"Tidak secara spesifik. Memang ada rencana," kata Retno di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/2).

Mantan Duta besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda ini mengaku masih terus menjalin komunikasi dengan Arab Saudi soal rencana kedatangan MBS.

"Kita sedang terus komunikasi. Jadi pada titik ini saya belum bisa mengonfirmasikan. Komunikasi ada tetapi kita belum waktunya untuk menyampaikan konfirmasi," ujar dia.

MBS dikabarkan akan tiba di Jakarta besok, Kamis 14 Februari. Laman Asia Times melaporkan, Rabu (13/2), pangeran berusia 33 tahun itu sebelumnya ingin mengunjungi Indonesia pada Desember sebagai bagian dari rangkaian lawatan ke sejumlah negara Asia, termasuk China, India, Pakistan, Malaysia.

Sumber di pemerintah mengatakan kedatangan MBS ke Asia, termasuk Indonesia, adalah bagian dari upaya 'memoles kembali citra Saudi' di mata negara Asia.

Kunjungan MBS yang tidak diumumkan ini akan terjadi setelah dua tahun kedatangan ayahnya, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud yang pertama kali ke Indonesia pada 2017. Kunjungan Raja Salman waktu itu adalah yang pertama kali dilakukan setelah raja Saudi terakhir ke Indonesia 47 tahun lalu.

pangeran muhammad bin salman di kampus MIT Amerika Serikat ©AP



Sumber dari tokoh muslim di Indonesia mengatakan Riyadh mengubah pandangan terhadap Indonesia sejak digelarnya pertemuan lembaga Dana Moneter Internasional (IMF)- Bank Dunia di Bali Oktober lalu. Pada pertemuan itu Indonesia dipandang sebagai negara dengan ekonomi potensial dan bukan hanya sebagai pengekspor TKI ke Saudi.

"Pertemuan IMF itu membuka mata bagi banyak pebisnis Saudi. Mereka sebelumnya menganggap kami negara miskin yang hanya bisa mengirim TKI. Mereka kaget kita juga bisa membuat kereta, perahu, pesawat," kata sumber tokoh muslim tadi kepada Asia Times.

Kunjungan MBS ke sejumlah negara Asia ini adalah yang pertama kali dia lakukan sejak munculnya kasus pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi yang menjadi sorotan internasional. Badan Intelijen Amerika (CIA) menyimpulkan MBS memerintahkan pembunuhan jurnalis harian the Washington Post itu pada 2 Oktober lalu di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Pemerintah Saudi kerap membantah keterlibatan MBS dalam pembunuhan ini.

Meski dikabarkan akan tiba di Jakarta besok, namun sejumlah sumber lain mengatakan MBS baru akan datang ke Indonesia pekan depan.

Laman the News melaporkan MBS akan memulai kunjungannya ke Asia dengan melawat ke Pakistan pada 17 Februari dan setelah itu baru dia akan mengunjungi China, Malaysia, Indonesia, dan India. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini