Para pendukung partai Islam 'Tehreek-e-Labbaik Pakistan' melempari polisi dengan batu dalam bentrokan menjelang pawai pro-Palestina mereka menuju ibu kota Islamabad, di Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). (AP/ K.M. Chaudary)
ADVERTISEMENT
Asap, teriakan, dan lemparan batu mewarnai jalanan Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). Para pendukung partai Islam Tehreek-e-Labbaik Pakistan (TLP) bentrok dengan polisi saat berusaha melanjutkan pawai pro-Palestina menuju ibu kota Islamabad.
Polisi menutup sejumlah jalan dengan barikade kontainer dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang menolak mundur. Bentrokan pecah hanya beberapa jam sebelum ribuan orang dijadwalkan mengikuti aksi bertajuk “Labbaik Ya Aqsa Million March” yang diserukan oleh TLP sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Situasi kian tegang setelah pemerintah Pakistan memutus layanan internet seluler di Islamabad dan Rawalpindi tanpa batas waktu. Langkah itu diambil guna mencegah penyebaran provokasi dan potensi meluasnya kerusuhan.
Tehreek-e-Labbaik Pakistan adalah partai Islam garis keras yang berdiri pada 2015, didirikan oleh ulama Khadim Hussain Rizvi. Berakar pada tradisi Sunni Barelvi, kelompok ini dikenal dengan retorika ekstrem dan aksi massa keras terhadap isu penistaan agama di Pakistan.
Para pendukung partai Islam Tehreek-e-Labbaik Pakistan (TLP) meneriakkan slogan keagamaan di dekat markas partai mereka di Lahore, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. ChaudaryPara pendukung partai Islam Tehreek-e-Labbaik Pakistan (TLP) meneriakkan slogan keagamaan di dekat markas partai mereka di Lahore, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. ChaudaryPara pendukung partai Islam 'Tehreek-e-Labbaik Pakistan' melempari polisi dengan batu dalam bentrokan menjelang pawai pro-Palestina mereka menuju ibu kota Islamabad, di Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. ChaudaryPersonel polisi berlarian mencari perlindungan setelah pendukung partai Islam 'Tehreek-e-Labbaik Pakistan' melempari mereka dengan batu dalam bentrokan menjelang pawai pro-Palestina menuju ibu kota Islamabad, di Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. ChaudaryPara pendukung partai Islam 'Tehreek-e-Labbaik Pakistan' melempari polisi dengan batu dalam bentrokan menjelang pawai pro-Palestina mereka menuju ibu kota Islamabad, di Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. ChaudaryPolisi menembakkan gas air mata dalam bentrokan di Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. ChaudaryPara pendukung partai Islam 'Tehreek-e-Labbaik Pakistan' melempari polisi dengan batu dalam bentrokan menjelang pawai pro-Palestina mereka menuju ibu kota Islamabad, di Lahore, Pakistan, Jumat (10/10/2025). AP/ K.M. Chaudary
Ketegangan di perbatasan meningkat akibat Bentrokan Pakistan Afghanistan yang menewaskan sembilan orang. Islamabad menuduh Kabul menargetkan warga sipil, sementara Kabul membantah dan menuduh balik Pakistan.
Sedikitnya 15 warga sipil tewas dan puluhan luka-luka dalam bentrokan sengit antara pasukan keamanan Taliban dan militer Pakistan di Kandahar, Afganistan.