FOTO: Sisi Kelam Kota Modern Shwe Kokko di Myanmar, Dibangun Taipan China untuk Pusat Penipuan dan Judi Online

Di balik kemegahannya, Shwe Kokko menjadi sorotan dunia karena reputasinya sebagai pusat penipuan, judi online, pencucian uang, dan perdagangan manusia.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Sisi Kelam Kota Modern Shwe Kokko di Myanmar, Dibangun Taipan China untuk Pusat Penipuan dan Judi Online
FOTO: Sisi Kelam Kota Modern Shwe Kokko di Myanmar, Dibangun Taipan China untuk Pusat Penipuan dan Judi Online (Merdeka.com)

Shwe Kokko, yang juga dikenal sebagai Shwe Kokko Yatai, merupakan sebuah kota modern yang dibangun taipan China melalui Yatai International Holdings Group (YIHG) di Distrik Myawaddy, Negara Bagian Kayin, Myanmar.

Terletak di tepi barat Sungai Moei, yang berbatasan langsung dengan Thailand, kota ini diharapkan menjadi pusat hiburan dan kemewahan dengan investasi sebesar USD 15 miliar.

Namun, di balik kemegahan tersebut, Shwe Kokko menjadi sorotan dunia karena reputasinya sebagai pusat kejahatan terorganisir, termasuk penipuan secara daring hingga perjudian online.

Pusat Penipuan dan Judi Online

Shwe Kokko telah dikenal luas sebagai pusat kejahatan terorganisir, dengan berbagai aktivitas ilegal yang merajalela. Di antara praktik-praktik tersebut adalah penipuan daring melalui call center, perjudian online ilegal, pencucian uang, dan perdagangan manusia.

Keterbatasan pengawasan dari pemerintah Myanmar di daerah terpencil ini menjadi faktor utama yang memperburuk situasi, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi sindikat kejahatan untuk beroperasi tanpa rasa takut.

Proyek pengembangan yang dibiayai oleh investor asing, terutama dari China, semakin memperburuk masalah ini. Aktivitas ilegal yang terjadi di Shwe Kokko tidak hanya mengganggu stabilitas ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi mengancam keamanan regional.

Foto-foto yang diperoleh AFP, pada Jumat (14/2), memperlihatkan anggota Pasukan Penjaga Perbatasan Karen (BGF) melakukan penindakan terhadap aktivitas ilegal di Shwe Kokko. Lewat operasi tersebut, mereka berhasil menggerebek kantor-kantor yang diduga sebagai pusat penipuan serta menangkap beberapa orang.

Dalam keterangannya, pada 15 Februari, milisi etnis Myanmar itu mengungkapkan bahwa pihaknya bersiap untuk mendeportasi 10.000 orang yang terkait dengan operasi penipuan di dunia maya.

Dibangun Taipan China

She Zhijiang, taipan China pemilik Yatai International Holdings Group, menjadi aktor di balik pembangunan Shwe Kokko. Dia saat ini sedang menjalani penahanan di Bangkok dan menunggu proses ekstradisi ke China.

Keterlibatan tokoh-tokoh seperti She Zhijiang dalam proyek Shwe Kokko menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan kolusi antara pengusaha dan penjahat. Pemerintah Myanmar kini sedang menyelidiki legalitas operasi proyek Shwe Kokko.

Sementara itu, pemerintah Thailand berupaya menutup pusat-pusat penipuan kriminal di perbatasan dengan langkah-langkah tegas, termasuk pemotongan pasokan listrik dan penguatan regulasi perbankan serta visa. Investigasi juga menjadi penting untuk menanggulangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan yang seharusnya membawa kemajuan.

Kekhawatiran Transnasional dan Implikasi Global

Proyek Shwe Kokko tidak hanya berdampak pada Myanmar dan Thailand, tetapi juga berpotensi melayani jaringan perjudian transnasional dan menjadi pusat pencucian uang.

Laporan menunjukkan bahwa jumlah pekerja asal China yang masuk ke Negara Bagian Kayin meningkat pesat, menambah kekhawatiran tentang dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas. Keberadaan mereka di wilayah tersebut dapat memperburuk situasi yang sudah rumit dan meningkatkan risiko kejahatan lintas negara.

Kerja sama internasional menjadi sangat penting untuk memerangi kejahatan terorganisir yang semakin kompleks. Tanpa adanya kolaborasi yang efektif antara negara-negara, proyek-proyek seperti Shwe Kokko dapat terus beroperasi tanpa pengawasan yang memadai, merugikan masyarakat dan menciptakan dampak negatif bagi stabilitas regional.

Shwe Kokko, meskipun dipromosikan sebagai proyek pembangunan besar, telah menjadi contoh nyata bagaimana proyek skala besar dapat disalahgunakan untuk aktivitas kriminal transnasional. Keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh dan kurangnya pengawasan pemerintah telah menciptakan lingkungan yang subur bagi kejahatan terorganisir.

Situasi ini menyoroti tantangan dalam mengawasi pembangunan di daerah perbatasan dan pentingnya kerja sama internasional untuk memerangi kejahatan transnasional.

Suasana Kota Modern Shwe Kokko di Myanmar

Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©REUTERS/Athit Perawongmetha
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©REUTERS/Athit Perawongmetha
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©REUTERS/Athit Perawongmetha
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Kota Shwe Kokko Myanmar yang dibangun taipan China
Pemandangan gedung bertingkat di Kota Shwe Kokko, Myanmar, saat dilihat dari di Distrik Mae Sot, Thailand, pada 5 Februari 2025. ©STR/AFP
Rekomendasi