Sebanyak 157 lumba-lumba terdampar di pantai terpencil dekat Sungai Arthur, Tasmania, Australia pada 18 Februari 2025. Insiden ini membuat kru penyelamat bergegas mengevakuasi sebagian besar lumba-lumba.
Berdasarkan laporan Reuters, pada Rabu (19/2), otoritas lingkungan Tasmania mengungkapkan bahwa 136 lumba-lumba itu dalam kondisi masih hidup. Sejauh ini, alasan terdamparnya hewan-hewan tersebut masih belum diketahui.
Kawanan lumba-lumba yang terdampar ini merupakan spesies lumba-lumba besar, tubuhnya bisa tumbuh hingga 6,1 meter dengan berat mencapai 1.361 kg. Satwa yang terancam punah ini juga kerap disebut sebagai paus pembunuh palsu lantaran bentuk tengkoraknya menyerupai orca.