FOTO: Penampakan Pesisir Jepang Tersapu Tsunami Akibat Gempa Dahsyat: Perahu Terbalik, Mobil dan Rumah Hanyut

Lebih dari 20 orang dilaporkan tewas. Ribuan penyelamat dari seluruh negeri telah dikirim ke daerah terdampak paling para di semenanjung Noto, Ishikawa.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Penampakan Pesisir Jepang Tersapu Tsunami Akibat Gempa Dahsyat: Perahu Terbalik, Mobil dan Rumah Hanyut
FOTO: Penampakan Pesisir Jepang Tersapu Tsunami Akibat Gempa Dahsyat: Perahu Terbalik, Mobil dan Rumah Hanyut (Merdeka.com)
Pemandangan sebuah mobil dan rumah hanyut setelah terjadi gempa di pesisir Kota Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada Senin (1/1/2024). Gempa besar berkekuatan 7,5 magnitudo yang mengguncang Jepang telah memicu terjadinya gelombang tsunami.
Dok. Istimewa
Gelombang tsunami terjadi di beberapa wilayah pesisir Jepang. Berdasarkan data yang dihimpun, gelombang tsunami paling tinggi mencapai 1,2 meter terjadi di pesisir Wajima, Prefektur Ishikawa.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara, sebuah pelabuhan di Kota Suzu, Prefektur Ishikawa, Jepang, tampak porak-poranda setelah terjadi gempa. Terlihat beberapa mobil yang terparkir di pinggir pantai nyaris tercebur ke lautan.

Sedangkan beberapa perahu tampak terbalik setelah terdampak guncangan gempa. 
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya, Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan tsunami bagi warga yang ada prefektur-prefektur pesisir seperti Ishikawa, Niigata, dan Toyama. Ini merupakan peringatan tsunami besar pertama sejak gempa dan tsunami Maret 2011 yang mengguncang Jepang. 

<b>20 Orang Tewas Akibat Gempa Jepang</b>
Dok. Istimewa

Menurut Reuters, lebih dari 20 orang dilaporkan tewas akibat gempa yang mengguncang Jepang pada Tahun Baru, kemarin. Tim penyelamat pada Selasa (2/1) tengah berjuang untuk mencapai daerah terpencil yang dilanda gempa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ribuan personel militer, pemadam kebakaran, dan polisi dari seluruh negeri telah dikirim ke daerah yang paling parah terkena dampaknya di semenanjung Noto di prefektur Ishikawa.

Namun, upaya penyelamatan terhambat oleh jalan-jalan yang rusak parah dan diblokir, dan pihak berwenang mengatakan mereka kesulitan memperkirakan dampak yang ditimbulkan.<br>
Dok. Istimewa
Rekomendasi