Lautan manusia memadati iring-riringan truk yang membawa jenazah Presiden Ebrahim Raisi dan tujuh pendampingnya di Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, Selasa (21/5/2024). Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi menimbulkan duka mendalam bagi publik Iran. Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP
Advertisement
Rangkaian prosesi pemakaman Ebrahim Raisi kini telah dimulai. Puluhan ribu orang tampak memadati iring-iringan jenazah di Kota Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur. Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP
Jenazah Ebrahim Raisi rencananya akan dibawa ke beberapa kota sebelum akhirnya dimakamkan di kampung halamannya di kota suci Mashhad, Iran, pada Kamis (23/5). Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP
Upacara penghormatan secara besar-besaran rencananya akan diselenggarakan di Ibu Kota Teheran, Rabu (22/5) besok. Hari libur nasional dan penutupan kantor ditetapkan di seluruh Iran untuk prosesi tersebut. Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP
Advertisement
Pemandangan lautan manusia memadati iring-riringan truk yang membawa jenazah Presiden Ebrahim Raisi dan tujuh pendampingnya di Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, Selasa (21/5/2024). Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP
Orang-orang tampak menjulurkan tangannya untuk menyentuh peti jenazah Presiden Ebrahim Raisi dan tujuh pendampingnya di Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, Selasa (21/5/2024). Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP
Isak tangis warga mengiringi arak-arakan jenazah Presiden Ebrahim Raisi dan tujuh pendampingnya di Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, Selasa (21/5/2024). Azin Haghighi/MOJ News Agency/AFP
Advertisement
Lautan manusia memadati iring-riringan truk yang membawa jenazah Presiden Ebrahim Raisi dan tujuh pendampingnya di Tabriz, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran, Selasa (21/5/2024). Foto: Ata Dadashi/MOJ News Agency/AFP