Paus Leo XIV menyampaikan berkat Natal Urbi et Orbi kepada kota dan dunia dari balkon utama Basilika Santo Petrus di Vatikan, Kamis (25/12/2025). Momen ini menjadi perayaan Natal pertama Paus Leo XIV sejak terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik.
Dalam pesan Natalnya, Paus yang merupakan Paus pertama kelahiran Amerika Serikat itu menyoroti penderitaan warga sipil di berbagai wilayah konflik. Ia secara khusus menyinggung kondisi rakyat Gaza yang terpaksa bertahan hidup di tenda-tenda dan menghadapi hujan, angin, serta udara dingin. Paus juga menyerukan agar senjata-senjata di Ukraina berhenti berbunyi demi membuka jalan bagi perdamaian.
Paus Leo XIV mengajak dunia untuk memandang situasi global yang masih diliputi konflik, mulai dari Yaman hingga Myanmar. Ia menekankan pentingnya solidaritas internasional dan belas kasih terhadap para pengungsi serta migran yang meninggalkan tanah air mereka untuk mencari masa depan yang lebih aman, baik di Eropa maupun di kawasan Amerika.
Mengawali pesannya, Paus meminta terwujudnya keadilan, perdamaian, dan stabilitas bagi Lebanon, wilayah Palestina, Israel, serta Suriah. Ia juga menaruh perhatian pada para pengungsi yang mempertaruhkan nyawa dengan menyeberangi Laut Mediterania atau melakukan perjalanan panjang melintasi benua Amerika.
Sebagai penutup, Paus Leo XIV menyampaikan ucapan Selamat Natal dalam berbagai bahasa, termasuk Italia, Inggris, Arab, Cina, dan Polandia, sebagai simbol pesan universal Natal yang ditujukan bagi seluruh umat manusia.