FOTO: Melihat Manuver Militer Pasukan Pemberontak Houthi di Yaman yang Diklaim Meluncurkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi telah memperingatkan kepada Israel akan ada lebih banyak lagi serangan di masa mendatang.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Melihat Manuver Militer Pasukan Pemberontak Houthi di Yaman yang Diklaim Meluncurkan Rudal Balistik ke Israel
Houthi Yaman Saat Bermanuver MIliter di Sanaa (© 2023 Houthi Media Center/Handout via REUTERS)

Militan Houthi telah menyatakan perang dengan Israel dengan meluncurkan rudal balistik hingga drone tempur ke Israel.

Anggota Houthi meluncurkan proyektil selama manuver militer di lokas dekat Kota Sanaa, Yaman (30/10/2023). Baru-baru ini kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengklaim telah meluncurkan serangan ke arah Israel.

Anggota Houthi meluncurkan proyektil selama manuver militer di lokas dekat Kota Sanaa, Yaman (30/10/2023). Baru-baru ini kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengklaim telah meluncurkan serangan ke arah Israel.<br>
Dok. Istimewa

Dalam foto yang diambil pada tanggal 30 Oktober 2023 itu terlihat para anggota Houthi Yaman menembakkan granat anti-tank saat melakukan manuver militer di dekat Sanaa, Yaman.

Dalam foto yang diambil pada tanggal 30 Oktober 2023 itu terlihat para anggota Houthi Yaman menembakkan granat anti-tank saat melakukan manuver militer di dekat Sanaa, Yaman.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kelompok itu mengklaim telah meluncurkan serangkaian rudal balistik dan pesawat tak berawak (drone) ke arah Israel.

Mereka juga memperingatkan ke Israel akan ada lebih banyak lagi serangan di masa mendatang.

Terlihat beberapa proyektil diluncurkan selama melakukan manuver militer di Sanaa.

Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, mengklaim operasi ini adalah yang ketiga kalinya mereka menargetkan Israel.

Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, mengklaim operasi ini adalah yang ketiga kalinya mereka menargetkan Israel.<br>
© 2023 AFP Photo
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saree juga mengancam dengan lantang akan melanjutkan serangannya hingga "agresi Israel berhenti."

Kekuatan tempur militan Houthi juga tak main-main. Mereka memiliki roket dan rudal yang pernah menewaskan lebih dari 400 personel militer koalisi Arab pada tahun 2015 lalu.

Kekuatan tempur militan Houthi juga tak main-main. Mereka memiliki roket dan rudal yang pernah menewaskan lebih dari 400 personel militer koalisi Arab pada tahun 2015 lalu.<br>
Dok. Istimewa

Saat melancarkan aksinya mereka diduga meluncurkan rudal OTR21 Tochka buatan Uni Soviet yang dikenal memiliki akurasi yang tepat. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, Houthi juga menggunakan rudal anti-kapal perang dan kapal pengangkut di sepanjang Laut Merah dan Teluk Aden. Mereka telah berhasil menembakkan rudal tersebut ke kapal-kapal Saudi, UEA, Turki, dan AS sejak Oktober 2015. 

Houthi juga menggunakan rudal anti-pesawat yang telah digunakan untuk menjatuhkan beberapa pesawat, setidaknya ada tiga UAV AS, pada rentan waktu pada bulan Oktober 2017 dan Juni sampai dengan Agustus 2019. 

Houthi juga menggunakan rudal anti-pesawat yang telah digunakan untuk menjatuhkan beberapa pesawat, setidaknya ada tiga UAV AS, pada rentan waktu pada bulan Oktober 2017 dan Juni sampai dengan Agustus 2019.&nbsp;<br>
Dok. Istimewa

Selain itu, pada Mei 2015, Houthi dilaporkan menembak jatuh F-16 Maroko saat melintas di wilayah udara Provinsi Sa'ada, Yaman. 

Selain itu, pada Mei 2015, Houthi dilaporkan menembak jatuh F-16 Maroko saat melintas di wilayah udara Provinsi Sa'ada, Yaman.&nbsp;<br>
Dok. Istimewa

Pada Februari 2020, pasukan Houthi juga pernah menembak jatuh pesawat tempur Tornado milik Arab Saudi di Al-Jawf utara.

Pada Februari 2020, pasukan Houthi juga pernah menembak jatuh pesawat tempur Tornado milik Arab Saudi di Al-Jawf utara.
Dok. Istimewa
Rekomendasi