Pada hari Kamis (26/9/2024) lalu serangan negeri zionis itu telah menyebabkan kerusakan parah pada bangunan-bangunan, kendaraan, fasilitas umum di kota Akbiyeh, Khaizaran, dan Saksakiyeh. Foto: Reuters
Foto-foto di lokasi memperlihatkan kerusakan parah bangunan, mobil-mobil ringsek dan terbakar, serta banyak infrastruktur yang rusak akibat serangan udara Israel. Foto: Reuters
Dimana Israel masih terus melancarkan serangan udara yang hingga saat ini jumlah korban yang tewas mengalami penambahan, lebih dari 600 orang telah tewas. Foto: Reuters
Meski banyak pihak mendesak gencatan senjata, termasuk sekutu Israel, Amerika Serikat, Israel menolak proposal untuk menghentikan pertempuran. Foto: Reuters
Hingga kini, konflik yang telah berlangsung selama tiga pekan tersebut masih terus berlanjut, sementara upaya diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut belum membuahkan hasil. Foto: Reuters
Ketegangan di wilayah ini terus mengancam stabilitas regional, dengan risiko perang yang lebih luas jika pertempuran tidak segera dihentikan. Foto: Reuters
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon telah mencapai 3.593 jiwa, dengan ribuan lainnya luka-luka sejak Maret 2026.
Kebakaran besar terjadi di kota pesisir Tyre di Lebanon selatan setelah serangan udara Israel menghantam ladang tenaga surya dan fasilitas pembangkit listrik.
Serangan udara Israel di Beirut menewaskan tokoh penting Hizbullah, Haytham Tabtabai, dan memicu kembali ketegangan di kawasan selatan ibu kota Lebanon.