Elon Musk Tuai Kecaman, Dituding Beri Salam Nazi Saat Perayaan Pelantikan Trump
Musk memperagakan gerakan seperti salam Nazi di hadapan kerumunan pendukung Trump.
Miliuner Elon Musk menuai kecaman keras setelah dia memperagakan salam Nazi saat menyampaikan pidato di perayaan pelantikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dalam pidato di hadapan pendukung Trump di Capitol One Arena, Washington DC, Musk menyebut kemenangan Trump dalam Pilpres 4 November lalu sebagai "bukan kemenangan biasa".
“Ini adalah persimpangan jalan peradaban manusia,” kata Musk, seperti dilansir Aljazeera, Selasa (21/1).
"Ini sungguh sangat berarti. Terima kasih telah mewujudkannya! Terima kasih."
Musk kemudian memukulkan tangan kanannya ke dada lalu memperagakan salam Nazi.
Bos SpaceX dan Tesla itu yang juga diberi tugas memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah kemudian berbalik dan menghadap kerumunan dan mengulang gerakan yang sama.
Aksi Musk itu kontan menuai keributan di media sosial. Sejumlah pengguna menuduh dia memperagakan salam Sieg Heil yang dikaitkan dengan Adolf Hitler.
"Terus terang, ini tampak seperti penghormatan Nazi," kata jurnalis dan komentator Inggris Owen Jones dalam sebuah unggahan di X.
Gerakan Musk itu juga menuai sorotan di media Israel. Surat kabar Haaretz mengatakan Musk terlihat mengakhiri pidatonya dengan gerakan 'salut Romawi,' penghormatan fasis yang paling umum dikaitkan dengan Nazi Jerman".
Sebagian kalangan ada yang membela tindakan Musk, seperti Liga Anti-Penistaan (ADL), salah satu organisasi terkenal yang menentang anti-Semitisme.
Mereka mengatakan tampaknya sang miliarder membuat “gerakan canggung dalam momen antusiasme, bukan salam Nazi.”
"Dalam momen ini, semua pihak seharusnya memberikan sedikit kelonggaran satu sama lain, mungkin bahkan manfaat dari keraguan, dan menarik napas," kata ADL dalam sebuah unggahan di X.
"Ini adalah awal yang baru. Mari berharap untuk pemulihan dan bekerja menuju persatuan di bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang."
Aljazeera tidak segera menerima tanggapan atas permintaan komentar yang dikirimkan ke pengacara Musk dan sejumlah perusahaannya.