Demo Rusuh di Mako Brimob Kwitang, Aparat Tembakkan Gas Air Mata Hingga Kena Anggota TNI

Brimob Polda Metro Jaya halau ratusan pengunjuk rasa di gerbang Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat dengan menggunakan gas air mata.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Demo Rusuh di Mako Brimob Kwitang, Aparat Tembakkan Gas Air Mata Hingga Kena Anggota TNI
Massa rusuh di Mako Brimob Kwitang. Kocar-kacir saat Polri menembakkan gas air mata (© 2025 Liputan6.com)

Brimob Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan membubarkan ratusan demonstran yang berkumpul di gerbang Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, menggunakan tembakan gas air mata. Dalam situasi tersebut, massa menjadi panik dan kocar-kacir. Ratusan anggota TNI yang bertugas di lokasi juga terpapar asap gas air mata yang dilepaskan. Dikutip dari Antara, tindakan tersebut diambil setelah demonstran melakukan pelemparan petasan, batu, dan botol minuman ke dalam area Mako Brimob. Selain itu, demonstran juga merusak emblem nama Mako Brimob dan logo Polda Metro Jaya, serta berusaha merobohkan patung kuda yang terletak di depan markas komando.

Tembakan gas air mata itu dilepaskan sekitar pukul 15.45 WIB, yang membuat ratusan peserta unjuk rasa berlarian menjauh akibat terpapar asap. Tak hanya peserta unjuk rasa, ratusan personel TNI yang berjaga juga merasakan dampak dari tembakan gas air mata tersebut.

Setelah gas air mata ditembakkan, personel Brimob keluar dari Mako dan membentuk barikade menggunakan tameng serta peralatan lainnya. Meski demikian, unjuk rasa tetap berlanjut di Mako Brimob pada Jumat menjelang sore.

Sekelompok demonstran mulai melemparkan batu dan membunyikan petasan setelah mereka mendekati gerbang Mako Brimob.

Awalnya, massa hanya meneriakkan kata-kata provokatif, tetapi ketidakpuasan mereka mendorong untuk melakukan pelemparan petasan, batu, dan botol minuman. Hingga pukul 14.30 WIB, aksi demonstrasi masih berlangsung dan pelemparan terus terjadi, menunjukkan ketegangan yang meningkat di lokasi tersebut.

Rekomendasi