Dari Zaman Firaun Hingga Viking, Ini Pedang-Pedang Kuno Tertua yang Pernah Ditemukan Arkeolog

Pedang-pedang yang ditemukan itu umurnya ada yang mencapai 5.000 tahun.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Dari Zaman Firaun Hingga Viking, Ini Pedang-Pedang Kuno Tertua yang Pernah Ditemukan Arkeolog
Dari Zaman Firaun Hingga Viking, Ini Pedang-Pedang Kuno Tertua yang Pernah Ditemukan Arkeolog (Merdeka.com)

Dalam dunia arkeologi, penemuan artefak kuno selalu menarik perhatian, terutama ketika berbicara tentang senjata legendaris seperti pedang. Pedang-pedang kuno yang ditemukan di berbagai belahan dunia memberikan wawasan tentang peradaban yang pernah ada. Beberapa penemuan pedang kuno yang sangat tua telah dilaporkan. Berikut pedang-pedang kuno tertua yang pernah ditemukan arkeolog:

  1. Pedang Arslantepe (Turki) - Sekitar 3300 SM

Usia: Lebih dari 5.000 tahun.

Ditemukan di situs arkeologi Arslantepe, Turki, oleh tim Marcella Frangipane dari Universitas Roma pada 1980-an. Pedang ini terbuat dari paduan tembaga dan arsenik, dengan beberapa bilah bertatahkan perak. Panjangnya sekitar 45-60 cm, menjadikannya pedang pendek atau belati panjang. Dianggap sebagai salah satu pedang tertua di dunia, berasal dari Zaman Perunggu Awal. Temuan ini menunjukkan kemampuan metalurgi awal yang canggih.

Pedang dari Arslantepe ditemukan di Biara Mekhitarist di Venesia. Awalnya, pedang ini salah diidentifikasi sebagai pedang abad pertengahan. Namun, setelah dilakukan analisis lebih lanjut, ditemukan kemiripannya dengan pedang-pedang dari Anatolia Timur. Hal ini menjadikannya salah satu kandidat tertua dalam daftar pedang kuno yang pernah ditemukan. Seperti yang diungkapkan oleh seorang arkeolog, "Penemuan ini memberikan petunjuk penting tentang teknologi dan budaya pada zaman kuno."

temuan pedang kuno di jerman
temuan pedang kuno di jerman the Mecklenburg-Vorpommern Ministry of Science, Culture, Federal and European Affairs

2.Pedang Goujian (China) - Sekitar 496-465 SM

Usia: Lebih dari 2.400 tahun.

Ditemukan pada 1965 di sebuah makam di Hubei, China, dalam kotak kayu kedap udara. Pedang ini terbuat dari perunggu dan tembaga, dengan tepi dari timah, dan tidak berkarat meski berusia ribuan tahun. Gagangnya diikat sutra dengan pommel berpola 11 lingkaran konsentris. Diduga milik Kaisar Goujian dari periode Musim Semi dan Musim Gugur, pedang ini menunjukkan keahlian luar biasa dalam pembuatan senjata pada masa itu.

3.Pedang Khopesh (Mesir Kuno) - Sekitar 2500 SM

Usia: Sekitar 4.500 tahun.

Pedang berbentuk sabit ini berasal dari Zaman Perunggu dan banyak ditemukan di wilayah Mesir Kuno serta Timur Tengah. Terbuat dari perunggu, bentuknya yang melengkung cocok untuk pertarungan jarak dekat. Pedang ini menjadi simbol militer Mesir Kuno, terutama pada periode Kerajaan Baru. Contoh terkenal ditemukan di makam firaun Tutankhamun.

4.Pedang Perunggu dari Nördlingen (Jerman) - Sekitar 1400 SM

Usia: Lebih dari 3.400 tahun.

Ditemukan pada 2023 di selatan Jerman oleh arkeolog dari Kantor Pelestarian Monumen Bavaria. Pedang perunggu ini masih berkilau dan berasal dari pertengahan Zaman Perunggu. Pedang ini menunjukkan teknologi penempaan logam yang maju pada masa itu di Eropa Tengah.

5. Pedang Ulfberht (Eropa Utara) - Sekitar 800-1000 M

Usia: Sekitar 1.000-1.200 tahun.

Ditemukan di berbagai lokasi di Eropa Utara, pedang ini digunakan oleh Viking. Terbuat dari baja berkarbon tinggi, pedang ini terkenal karena kekuatan dan ketajamannya. Sebanyak 170 pedang Ulfberht telah ditemukan, dengan tanda "+VLFBERH+T" sebagai ciri khas. Teknologi pembuatannya jauh melampaui zamannya, menunjukkan kemajuan metalurgi yang misterius.

Dengan setiap penemuan baru, kita semakin mendekati pemahaman yang lebih baik tentang sejarah manusia dan teknologi yang digunakan oleh nenek moyang kita. Pedang-pedang kuno ini tidak hanya berfungsi sebagai alat tempur, tetapi juga sebagai simbol kekuatan, keahlian, dan budaya dari masyarakat yang menghasilkannya.

Rekomendasi