Alisson Becker Akui Performa Liverpool Jauh Menurun Musim Ini, Kenyataan Pahit yang Harus Dihadapi
Kiper Liverpool, Alisson, mengungkapkan pendapatnya secara langsung. Dia menyatakan bahwa performa tim The Reds musim ini mengalami penurunan yang signifikan.
Kiper Liverpool, Alisson, telah memberikan pernyataan yang cukup jelas mengenai kondisi timnya saat ini. Dia menilai bahwa performa The Reds mengalami penurunan yang signifikan.
Alisson menyadari adanya perbedaan yang mencolok antara skuad sekarang dengan tim Liverpool yang berhasil meraih gelar juara Liga Inggris pada musim 2024/2025.
Dalam wawancara eksklusif dengan ESPN, pemain asal Brasil ini mengungkapkan bahwa timnya mengalami kesulitan besar musim ini, terlihat dari posisi mereka yang tertahan di peringkat keenam Liga Inggris.
"Musim kami jauh, jauh menurun. Saya pikir kami menyadarinya, kami merasakannya, semua hal yang seharusnya kami tanggung, kami sadar akan itu," ungkap Alisson, seperti yang dilansir dari ESPN pada Jumat (13/2/2026).
"Untuk kualitas tim, untuk kebesaran Liverpool. Namun, semua faktor perubahan yang Anda sebutkan, jika hanya satu saja sudah sangat sulit. Karena jika dilihat, tim yang menjuarai Premier League tahun lalu dan susunan sebelas pemain utamanya adalah tim yang sangat berbeda, termasuk dari segi karakteristik."
Dengan pernyataan ini, Alisson menunjukkan keprihatinan dan kesadaran akan tantangan yang dihadapi oleh timnya saat ini.
Efek Besar Meninggalnya Diogo Jota
Pada musim panas 2025, Liverpool mengalami peristiwa tragis yang mengguncang tim. Salah satu pemain kunci mereka, Diogo Jota, meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Kehilangan Jota memberikan dampak yang mendalam bagi klub, bahkan manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa pengaruhnya tidak dapat diukur.
"Tantangannya sangat besar hanya karena perubahan pemain. Kami mengalami masalah emosional yang melampaui batas manusia. Manusia tidak bisa menanganinya," ungkap Alisson.
Setiap individu berusaha menghadapi situasi ini dengan cara mereka sendiri, dan tim merasakan kehilangan seorang rekan setim serta seorang teman.
"Kami juga menghadapi masalah cedera."
Ia menambahkan bahwa banyak tantangan yang dihadapi tim musim ini.
"Apa pun yang bisa Anda katakan sebagai masalah yang mungkin terjadi dalam sepak bola, sebagian besar tantangan yang mungkin terjadi sudah kami hadapi musim ini."
Meskipun begitu, dia menegaskan bahwa tim tidak menjadikan semua masalah ini sebagai alasan untuk menyerah.
"Kami mencoba melakukan yang terbaik. Dan kami sadar bahwa, dengan semua masalah ini, musim kami menurun," tutupnya.
Ini menunjukkan betapa sulitnya situasi yang harus dihadapi oleh Liverpool dan betapa pentingnya dukungan satu sama lain dalam menghadapi masa-masa sulit.
Proses Perbaikan
Kemenangan Liverpool dengan skor 2-1 atas Sunderland yang terjadi pada Kamis (12/2/2026) dini hari WIB, menjaga harapan tim Alisson untuk tetap bersaing dalam perburuan posisi empat besar. Meskipun demikian, peluang Liverpool untuk mempertahankan gelar juara praktis sudah hilang sejak Natal 2025.
"Namun kami melihat perubahan, kami melihat tim membaik, menunjukkan tanda-tanda. Saya pikir itu membuat orang sedikit tidak sabar. Karena kadang kami bisa bermain sangat baik, lalu performanya berubah-ubah. Tapi ini bagian dari proses pembangunan ulang yang dipilih Liverpool," jelas Alisson.
"Liverpool harus selalu menang, bersaing, dengan ekspektasi sebagai juara. Tetapi kami sama sekali tidak puas dengan musim yang kami jalani, dengan hasilnya. Namun kami memahami bahwa kami berada dalam proses pembangunan ulang dan menghormati proses itu."
Dengan kata lain, meskipun hasil yang didapat tidak memuaskan, Liverpool tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan beradaptasi dengan perubahan yang ada, sambil tetap berusaha untuk mencapai kesuksesan di masa depan.
Terima Kasih untuk Liverpool
Alisson resmi bergabung dengan Liverpool pada tahun 2018 dengan biaya transfer sebesar 65 juta. Baru-baru ini, dia berhasil mencatatkan penampilan ke-250 di ajang Premier League. Kontrak terakhir yang ditandatangani Alisson pada tahun 2021 akan berakhir di akhir musim ini, meskipun Liverpool memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak tersebut selama satu tahun.
"Saya diterima dengan sangat baik di sini. Dan itu sejalan dengan keputusan untuk tetap berada di sini selama bertahun-tahun," ungkapnya, yang telah meraih dua gelar liga dan dua penghargaan Golden Glove.
"Jelas bahwa daya saing dan kualitas tim, bersaing untuk gelar, adalah daya tarik besar. Sangat sulit beradaptasi di tempat yang jauh dari negara dan keluarga Anda."
Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Liverpool,
"Tetapi Liverpool merangkul kami dengan cara yang luar biasa. Kami membiarkan diri kami dirangkul, dan kami juga merangkul klub ini. Saya bertahan di sini selama bertahun-tahun karena memahami bahwa ini adalah nilai yang juga ingin kami bawa," tambahnya.
Sumber: ESPN