Chelsea berhasil meraih trofi juara UEFA Conference League 2024/2025 setelah mengalahkan Real Betis dengan skor 4-1 dalam pertandingan final yang berlangsung di Tarczyski Arena, Polandia, pada Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. Tim Chelsea sempat tertinggal lebih dahulu ketika Abdessamad Ezzalzouli mencetak gol pembuka untuk Real Betis hanya sembilan menit setelah kick-off, berkat umpan dari Isco.
Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Chelsea menunjukkan kebangkitan yang luar biasa dengan mencetak empat gol dalam waktu 45 menit terakhir. Gol-gol tersebut dihasilkan oleh Enzo Fernandez di menit ke-65, Nicolas Jackson pada menit ke-70, Jadon Sancho di menit ke-83, dan Moises Caicedo pada menit ke-90'+1. Dengan demikian, Chelsea mengakhiri pertandingan final UEFA Conference League dengan keunggulan 4-1. Berikut adalah beberapa fakta menarik yang muncul setelah The Blues mengangkat trofi tersebut.
Advertisement
Tim pertama yang berhasil meraih empat trofi berbeda dalam kompetisi Eropa
Keberhasilan Chelsea meraih gelar juara UEFA Conference League, yang merupakan kompetisi Eropa yang baru diluncurkan pada musim 2021/2022, menjadikan klub asal London ini sebagai yang pertama dalam sejarah yang berhasil menjuarai empat turnamen Eropa yang berbeda.
Sebelum menjuarai UEFA Conference League pada musim 2024/2025, Chelsea telah mencatatkan dua kali kemenangan di Liga Champions pada tahun 2011/2012 dan 2020/2021, serta dua gelar Liga Europa yang diraih pada musim 2012/2013 dan 2018/2019. Selain itu, Chelsea juga berhasil mengantongi dua trofi Piala Winners pada tahun 1970/1971 dan 1997/1998. Tak hanya itu, klub ini juga telah dua kali menjuarai Piala Super Eropa, yaitu pada tahun 1998 dan 2021.
Advertisement
Eropa meraih trofi kedua di London musim ini
Keberhasilan Chelsea dalam meraih trofi UEFA Conference League menjadikan London sebagai kota yang penuh kebahagiaan di musim ini. Setidaknya, dua trofi juara dari kompetisi Eropa telah tiba di ibu kota Inggris tersebut. Sebuah pekan sebelum Chelsea merayakan kemenangan di UEFA Conference League, Tottenham Hotspur juga berhasil merebut gelar juara Liga Europa 2024/2025. Spurs berhasil menjadi juara di kompetisi level kedua Eropa setelah mengalahkan klub Inggris lainnya, Manchester United, dengan skor 1-0 dalam pertandingan final.
Advertisement
Chelsea mengakhiri kekuasaan klub La Liga
Kemenangan Chelsea atas Real Betis di final UEFA Conference League menjadi yang pertama bagi tim Premier League melawan klub La Liga dalam sepuluh tahun terakhir. Sebelumnya, tim Inggris terakhir kali meraih sukses di final melawan tim Spanyol adalah Liverpool, yang mengalahkan Alaves di final Piala UEFA pada tahun 2001. Dengan hasil ini, Chelsea berhasil mengakhiri rentetan sembilan kekalahan yang dialami tim Premier League saat bertanding melawan klub La Liga di final kompetisi Eropa.
Advertisement
Jadon Sancho
Pada musim yang lalu, Jadon Sancho menghabiskan waktu dengan status pinjaman dari Manchester United ke Borussia Dortmund. Di final Liga Champions saat itu, ia berpartisipasi, tetapi Dortmund harus menerima kekalahan 0-2 dari Real Madrid.
Saat ini, Jadon Sancho kembali menjadi pemain pinjaman, kali ini dari MU ke Chelsea, dan ia berhasil tampil di final kompetisi Eropa lagi. Bahkan, ia mencetak gol dalam laga final tersebut, di mana Chelsea berhasil meraih trofi juara UEFA Conference League. Dengan pencapaian ini, Jadon Sancho kini memiliki lebih banyak gol di final kompetisi Eropa serta meraih trofi Eropa dibandingkan dengan MU, yang pada musim ini tidak berhasil menjadi juara Liga Europa.